Beranda News Enterprise Qualcomm Tolak Tawaran Akuisisi Broadcom

Qualcomm Tolak Tawaran Akuisisi Broadcom

-


Jakarta, Selular.ID – Qualcomm baru saja menolak tawaran akuisisi teknologi terbesar dalam sejarah. Dewan direksi Qualcomm mengeluarkan pernyataan, mereka menolak tawaran Broadcom senilai $121 miliar (sekitar Rp1.650 triliun) untuk membeli rival pembuat chip itu.

Menurut rilis yang diterima TechCrunch (8/2/2018), Qualcomm “dengan suara bulat menolak” sebuah “proposal yang tidak diminta” untuk membeli semua sahamnya masing-masing seharga $82, dimana $60 dalam bentuk tunai dan $22 saham.

Broadcom membuat penawaran revisi pada hari Senin, naik dari harga kesepakatan yang diusulkan sebelumnya sebesar $70 per saham.

Qualcomm mengatakan angka $121 miliar masih undervalued (kurang dari nilai sebenarnya). Dewan tersebut menulis sebuah surat kepada Broadcom, yang menyatakan perusahaan lebih berharga dari jumlah itu, terutama karena “proposal Anda tidak memberikan nilai bagi akuisisi NXP accretive kami, tidak ada nilai untuk resolusi yang diharapkan dari sengketa lisensi kami saat ini dan tidak ada nilai untuk kesempatan signifikan di 5G. Proposal Anda lebih rendah daripada prospek kami sebagai perusahaan independen dan secara signifikan berada di bawah kelipatan perdagangan dan transaksi di sektor kami.”

Perusahaan melihat Broadcom tidak menghargai nilai yang terkumpul dari akuisisi Qualcomm baru-baru ini terhadap NXP Semiconductor.

Produsen chip itu juga percaya Broadcom meremehkan kemampuan Qualcomm untuk unggul dalam membuat teknologi nirkabel 5G, yang diharapkannya akan berperan penting bagi IoT, yang membantu menghubungkan internet dengan mobil, rumah dan perangkat yang dapat dikenakan.

Dengan kata lain, Qualcomm berpikir mereka bisa lebih berharga di pasar saham daripada $121 miliar.

Artikel Terbaru