Prosesor AMD Sumbang 15% Revenue Notebook Asus di Indonesia

IMG_20171216_103817
Jakarta, Selular.ID – Kolaborasi Asus dan AMD kian erat. Lini produk kolaboratif keduanya kian bervariasi di range harga maupun segmentasi.

Menghadirkan rangkaian produk terbaru Asus berbasis prosesor AMD dengan lineup yang sangat beragam. Mulai dari harga yang terjangkau sampai mid-high, serta ditujukan ke berbagai segmen pengguna.

Muhammad Firman, Head of Public Relations and e-Marketing Asus Indonesia, mengatakan Asus dan AMD telah bekerjasama sejak 2009. Notebook pertama Asus berprosesor AMD muncul perdana di 2010. Setiap tahun variasinya bertambah.

“Dari seluruh notebook Asus yang edar di Indonesia pada kuartal ketiga 2017, 17% berbasis prosesor AMD,” ujar Firman dalam acara peuncuran notebook Asus X550IK, X555QG, X555QA, dan X555BP, di Jakarta (15/12/2017).

Firman mengungkapkan bahwa pertumbuhannya terus meningkat, baik dari sisi unit yang terjual juga pertumbuhannya, semua stabil.

“Bukan hanya dari sisi penjualan, dari sisi value pun menggembirakan. Revenue kami sekitar 15% datang dari penjualan notebook berbasis AMD,” papar Firman.

Ke depan akan ada banyak sekali varian-varian notebook yang dihdirkan ke pasar Indonesia untuk menjangkau berbagi segmen pengguna.

Di kesempatan yang sama, Diar Trihastuti, Country Product Marketing Asus Indonesia untuk laptop, mengatakan bahwa market share Asus terus menguat.

“Kami mulai dari 2009 dengn market share Asus di Indonesia 2,45%. Tahun 2013 pertama kali menjadi Nomor Satu di Indonesia dengan pangsa pasar 31%. Sementara merek nomor 2 market share-nya hanya setengah dari pencapaian kami,” papar Diar.

Diar mengklaim tahun ini sampai dengan kuartal ketiga menjdi pencapaian tertinggi Asus yaitu 41%.

“Kalau kami tumpuk, tingginya 2,1x lipat tinggi dari gunung tertinggi di Indonesia, Jaya Wijaya,” pungkas Diar.