Thursday, October 22, 2020
Home News Kominfo: RPM Jastel Temui Kata Sepakat

Kominfo: RPM Jastel Temui Kata Sepakat

-

IMG_20171220_152250Jakarta, Selular.ID – Rancangan Peraturan Menteri (RPM) yang telah masuk dalam tahap konsultasi publik disebut-sebut telah mendapat kata sepakat oleh pihak terkait.

Hal itu dijelaskan Ahmad M Ramli, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di sela-sela acara Capaian Kinerja dan Peluncuran Produk Inovatif di Bidang Pos dan Informatika di Jakarta (20/12/!7).

Dia menuturkan, RPM baru akan  membuat pola perizinan baru, yaitu cukup satu izin keluaran, yaitu izin jasa telekomunikasi.

Dikatakan Ramli, konsultasi publik yang pemerintah tayangkan itu dibahas secara intens dengan stakeholder terkait, pemerintah juga mengundang seluruh operator yang dihadiri ATSI, APJI dan pemerintah merangkum kembali pasal-pasal yang harus diperbaiki dan merumuskan menjadi pasal progresif dan mendukung industri seluler lebih baik.

“Jadi untuk semua jenis jasa keluaran izinnya satu saja yaitu izin jasa telekomunikasi. Pemegang izin ini kemudian bisa memberikan komitmen dalam bentuk jenis layanan dalam jasa telekomunikasi wilayah (kabupaten/kota) cakupan layanan,” kata Ramli.

Namun dikatakan Ramli  tetap harus mengacu ke Peraturan Pemerintah (PP) di atas nya, dan ketentuan di RPM baru.

Dengan RPM baru Ramli menyebutkan  izin ini dapat dikembangkan oleh pemilik izin tersebut dengan menambahkan komitmen dalam dua bentuk yaitu  komitmen layanan turunannya dan komitmen wilayah layanannya.

Ramli juga mengatakan bahwa, pengesahan RPM itu pun akan segera dilakukan. Ketika disinggung apakah akan disahkan pada awal Januari, Ramli tidak mengiyakan. Namun dia menyebutkan kalau pengesahan itu dilakukan lebih cepat akan lebih baik.

“Kalau bisa lebih cepat lebih baik,”tutur Ramli.

Sebagai informasi, pembahasan bersama operator ATSI dan APJI membahas satu persatu masukan dan membawa setiap masukan ke pembahasan dalam rapat. Jadi semua masukan dibahas satu persatu dan ditanggapi oleh yang hadir .

Latest