Monday, April 6, 2020
Home News Rekor Rata-Rata Kecepatan 4G Mentok di 40 Mbps

Rekor Rata-Rata Kecepatan 4G Mentok di 40 Mbps

-

Ilustrasi 4G LTE (Foto: istimewa)
Ilustrasi 4G LTE (Foto: istimewa)
Jakarta, Selular.ID – Setelah melaju kencang, kecepatan 4G telah terhenti dan bahkan menurun di beberapa pasar LTE yang paling maju di dunia, walaupun ketersediaan teknologi terus berkembang secara global, demikan OpenSignal mengungkapkan.

Dalam laporan LTE terakhirnya (Mengukur Kinerja LTE di 77 Negara, antara bulan Juli dan akhir September 2017), perusahaan pemetaan nirkabel itu menemukan jumlah “negara dengan kinerja terbaik” dengan tingkat data 4G rata-rata lebih dari 20Mbps menunjukkan penurunan.

OpenSignal menambahkan bahwa tidak ada negara baru yang bergabung dengan “Klub 40Mbps” sejak laporan terakhirnya (yang mencakup tiga bulan sampai akhir Juni). Dengan demikian prediksi kecepatan hingga 50Mbps tak terbukti.

Memang, dalam laporan LTE sebelumnya, OpenSignal memperkirakan akan segera melihat sebuah negara melampaui kecepatan download 4G rata-rata 50Mbps. Sekaligus menjadi tolok ukur baru. Namun, dalam riset terbaru hanya satu negara yang mendekati yakni Singapura, dengan rata-rata kecepatan 46,6Mbps.

Jumlah negara yang mencapai kecepatan download rata-rata 30Mbps menurun dari 14 dalam laporan Juni menjadi 13, sementara 42 negara berhasil melakukan kecepatan 20Mbps atau lebih, turun dari 45 negara yang mencapai prestasi enam bulan lalu.

“Setahun yang lalu, tampaknya kecepatan 4G terus melaju ke seluruh dunia. Tidak lama lagi kita akan melihat negara pertama yang mencapai 50Mbps. Namun dengan melihat tren saat ini, nampaknya kecepatan mobile sudah terhenti,” demikian pernyataan resmi perusahaan tersebut.

Meski sejauh ini tak ada negara yang mampu menembus 50 Mbps, namun OpenSignal mencatat rata-rata tingkat kecepatan download sedikit meningkat dari 16,2 Mbps menjadi 16,6 Mbps dalam enam bulan terakhir.

Ini merupakan indikasi tingkat data rata-rata tumbuh di negara-negara berkembang, mengimbangi penurunan di pasar negara maju. OpenSignal mencatat penurunan kecepatan LTE secara keseluruhan tidak selalu merupakan berita buruk, menjelaskan bahwa pasar telah “mencapai dataran tinggi dalam evolusi teknologi LTE”.

“Penggerak pertama 4G di negara maju telah membangun infrastruktur LTE-Advanced mereka dan sekarang berfokus untuk membawa semua pelanggan mereka ke jaringan bertenaga tinggi ini,” kata sumber perusahaan tersebut menambahkan.

Open Signal menambahkan, saat ini operator di pasar yang tengah berkembang, sebagian besar baru saja menyelesaikan peluncuran LTE awal mereka. Mereka juga tengah disibukkan mengubah pelanggan 2G atau 3G mereka menjadi pelanggan 4G.

Alih-alih meningkatkan kecepatan, tampaknya operator lebih fokus pada ketersediaan jaringan (coverage). OpenSignal menemukan peningkatan ketersediaan 4G di “hampir setiap negara yang tercakup”.

Studi tersebut menemukan 50 negara mampu memberikan sinyal LTE lebih dari 70 persen dari waktu tersebut, naik dari 33 negara pada akhir September 2016.

Ketersediaan jaringan di sejumlah negara juga meningkat, dengan 20 negara mencapai sinyal 4G 80 persen atau lebih, dibandingkan dengan 16 negara yang mencapai prestasi enam bulan sebelumnya. Dua negara, bahkan berhasil memecahkan angka 90 persen, yakni Korea Selatan dan Singapura.

TERBARU

Smartphone Xiaomi Bakal Punya Kamera 144MP?

Jakarta, Selular.ID - Belum puas dengan kamera 108MP pada Mi Note Pro, Xiaomi rupanya...

Skype Rilis Fitur Baru Meet Now

Jakarta, Selular.ID - Skype manfatkan situasi saat ini. Di tengah pandemi Covid-19, Skype dilaporkan...

Di Likee bisa Konsultasi Kesehatan secara Online

Menanggapi keadaan darurat kesehatan global akibat pandemi COVID-19, Likee, platform pembuatan video pendek global,...

Latest