Sunday, October 25, 2020
Home News Laba Maxis Melonjak Karena LTE dan Pertumbuhan Pelanggan Pasca Bayar

Laba Maxis Melonjak Karena LTE dan Pertumbuhan Pelanggan Pasca Bayar

-

Jakarta, Selular.ID – Jika di Indonesia Telkomsel adalah penguasa pasar, maka di Malaysia, Maxis menjadi operator selular terbesar di negeri Jiran itu. Seperti halnya Telkomsel, kinerja Maxis juga terus mencorong meski pasar sudah jenuh dan para pesaing terus mencoba menggerogoti market share.

Laporan terbaru menyebutkan, laba Maxis dalam kuartal ketiga 2017 merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir karena pertumbuhan kuat pelanggan pasca bayar dan LTE.

Laba bersih perusahaan untuk kuartal tersebut naik 8,3 persen year-on-year menjadi MYR562 juta ($ 133 juta), dengan total pendapatan MYR 2,22 miliar, naik 3 persen dari Q3 2016.

Pendapatan layanan meningkat 2 persen menjadi MYR 2,16 miliar didorong oleh pertumbuhan pasca bayar yang kuat. Pendapatan dari post paid tumbuh 9,3 persen menjadi MYR1,06 miliar karena perusahaan tersebut menambahkan sekitar 120.000 pelanggan untuk menggenapi total pelanggan menjadi 2,8 juta. Sementara pendapatan pra bayar turun 6 persen menjadi MYR955 juta.

CEO Maxis Morten Lundal mengatakan Q3 2017 adalah “kuartal yang sangat kuat”, mencatat “permintaan data yang tinggi dan jaringan berkualitas tinggi menciptakan skor kepuasan pelanggan sepanjang masa.”

Maxis mencatat, pengguna data terus tumbuh dengan pesat, dengan penggunaan LTE rata-rata per pelanggan meningkat menjadi 7,4GB dari 4,4GB per bulan dari periode 2016. Jumlah pengguna LTE meningkat dari 4,1 juta di Q3 2016 menjadi 6 juta pada akhir September.

ARPU campuran naik ke MYR59 pada akhir September dari MYR56 di Q3 2016. ARPU prabayar stabil di MYR43, sementara pembayaran remunerasi naik sedikit ke MYR102.

Perusahaan menginvestasikan MYR647 juta dalam sembilan bulan pertama tahun ini untuk mengambil cakupan jaringan LTE-nya menjadi 89 persen dari populasi. Namun Capex untuk periode Januari sampai September turun 13 persen tahun ke tahun. Hingga akhir 2017, Maxis memperkirakan pendapatan, EBITDA dan belanja modal tetap pada tingkat yang sama seperti 2016.

Latest