SHARE

Huawei SmartphoneJakarta, Selular.ID – Apple kini bukan lagi merek smartphone kedua terbesar di dunia. Laporan bertajuk “Market Pulse”, yang diluncurkan Counterpoint Research pada Juli 2017, vendor asal China Huawei sukses meraih posisi kedua dalam hal penjualan smartphone global selama Juni dan Juli. Laporan terakhir ini hadir menjelang acara yang akan dihelat Apple pada 12 September mendatang, saat publik menunggu kehadiran iPhone terbaru, yakni iPhone 8 dan iPhone X.

Dengan penjualan yang terlihat kuat pada Agustus bagi vendor China, Huawei berpotensi mencatat hat-trick, sekaligus menjaga jarak di belakang raksasa Korea Selatan Samsung yang masih menjadi vendor smartphone nomor satu di dunia.

“Ini merupakan tonggak penting bagi Huawei. Skala global yang dapat dicapai Huawei dapat dikaitkan dengan investasi yang konsisten di R & D dan manufaktur, ditambah dengan ekspansi pemasaran dan penjualan yang agresif, “kata Direktur Riset Counterpoint Peter Richardson.

Pencapaian ini memang bersifat sementara, mengingat iPhone terbaru akan segera diluncurkan. Namun Richardson tetap menggarisbawahi bahwa Huawei telah berkembang sedemikian rupa yang menjadi modal berharga bagi vendor yang berbasis di Shenzen itu untuk mempertahankan posisi yang diraih saat ini.

“Sayangnya, kehadiran yang lemah di pasar Asia Selatan, India dan Amerika Utara membatasi potensi Huawei dalam waktu dekat hingga pertengahan untuk bisa mempertahankan posisi kedua di belakang Samsung”, Richardson menambahkan.

Menurut Tarun Pathak, Associate Director Counterpoint, pertumbuhan merek China merupakan tren penting dimana tidak ada pemain di ekosistem mobile yang bisa mengabaikannya.

“Merek China tumbuh dengan cepat bukan hanya karena keunggulan pada desain smartphone, kemampuan manufaktur dan rangkaian fitur yang kaya, namun juga dalam hal saluran penjualan, strategi pemasaran, dan kecepatan produk baru mencapai pasar,” kata Pathak.

Empat vendor China masing-masing Huawei, Oppo, Vivo dan Xiaomi, telah berhasil mendapatkan akses ke mitra rantai pasokan utama, yang memungkinkan mereka meluncurkan desain dengan bebas bezel, display penuh, Augmented Reality, chipset internal dan fitur kamera canggih.

“Vendor China sama pentingnya dengan Samsung atau Apple ke rantai pasokan global, pengembang aplikasi dan saluran distribusi, karena mereka terus tumbuh dalam skala lebih cepat daripada pemimpin pangsa pasar yang ada saat ini,” kata Pathak.

Persaingan antar vendor smartphone di level elit memang sangat ketat. Apple terus menggerakkan momentum andalannya dengan iPhone 7 dan 7 Plus. OPPO telah menjadi salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat di seluruh dunia berkat popularitas model termasuk OPPO R11 and OPPO A57.

Ini diikuti oleh Samsung Galaxy S8, Xiaomi Redmi Note 4X dan Samsung Galaxy S8 +. Penyegaran 32GB Apple atas 6 iPhone yang dimilikinya memungkinkannya mendapatkan kembali momentum selama bulan berjalan, dengan popularitas di pasar prabayar untuk menyingkirkan Samsung Galaxy J7.

“Sementara Huawei telah memangkas portofolionya, kemungkinan perlu merampingkan jajaran produknya seperti Oppo dan Xiaomi – menempatkan lebih banyak sumber daya di belakang produk yang lebih sedikit,” kata Analis Senior Pavel Naiya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here