Saturday, November 23, 2019
Home News Startup Wakuliner Lebih Fokus Gaet UKM Tahun Ini

Wakuliner Lebih Fokus Gaet UKM Tahun Ini

-

Wakuliner foto lagi

Jakarta, Selular.ID – Wakuliner sebuah marketplace yang menyediakan beragam jenis produk dan layanan kuliner. Aplikasi ini tak hanya menyediakan layanan pemesanan makanan, namun juga bisa digunakan untuk menjual makanan.

Meskipun sudah hadir sejak satu tahun lalu, namun keberadaan Wakuliner ini baru menggelar soft launcing baru-baru ini tepatnya pada 9 Agsustus 2017, dalam websitenya saat ini Wakuliner telah ada sekitar 3.600 yang tersebar di enam puluh kota.

Dijelaskan Anthony selaku founder dan CEO Wakuliner, Wakuliner menargetkan penambahan merchant hingga sepuluh ribu sampai akhir tahun 2017. Pasalnya, ia menilai jumlah penggunanya masih terbilang cukup sedikit. Antohony pun beranggapan UKM lebih memerlukan platform seperti Wakuliner untuk memasarkan produknya, ketimbang restoran besar.

“Sebagian besar dari merchant tersebut merupakan restoran besar. Namun kini pihaknya fokus mengajak pelaku UKM agar bergabung ke dalam platform Wakuliner,” kata Anthony.

Untuk bergabung di Wakuliner Anthony menuturkan UKM itu dapat daftar sendiri. Misalnya di rumah ada kuliner yang bisa dijual, download Wakuliner Merchant di App Store atau Playstore.

“Daftar sendiri, masukin logo, pasang menu, set hari jam kerjanya kapan, lima sampai tujuh menit selesai pendaftaran, langsung online,” jelas Anthony.

Lebih jauh Anthony menutukan bahwa platform yang ditawarkan Wakuliner bukanlah yang pertama, di Indonesia sendiri ada beberapa startup yang menawarkan platform sejenis. Sebut saja BerryKitchen, Kulina, hingga Gorry Gourmet.

Tapi untuk layanan yang menjual langsung produk kuliner mereka, saat ini baru Wakuliner yang menyediakan opsi tersebut.
Ia menambahkan saat ini Wakuliner baru bekerja sama dengan JNE terkait opsi pengiriman barang. Namun mereka juga sedang mengupayakan penambahan opsi layanan logistik lain seperti dengan Pos Indonesia, TIKI, Wahana, maupun J&T.

“Dengan Pos Indonesia, mudah-mudahan terwujud bulan ini. Kalau TIKI, bulan September 2017.Kami belum bekerja sama dengan penyedia layanan transportasi seperti GO-JEK maupun Grab,”tutup Anthony

Latest