SHARE

hate crimeJakarta,Selular.ID – kejahatan berbasis kebencian atau yang sering disebut hate crime mulai menjamur dikalangan pengguna internet. Di Indonesia sendiri, beberapa kasus tentang hate crime juga sudah mulai marak. Jika hal itu dibiarkan, maka akan membuat ketertiban umum terganggu.

Berbekal kemampuan teknologi yang terus berkembang, sang raksasa Google berencana mengembangkan mesin yang dapat mendeteksi kejahatan berbasis kebencian. Google sendiri juga mengatakan bahwa hate crime sulit untuk dilacak karena sedikit data resmi yang dikumpulkan pada insiden semacam itu.

Seperti yang Selular rangkum dari Ubergizmo pada, Minggu (20/08), perusahaan telah mengumumkan bahwa Lab Google news akan bekerja sama dengan ProPublica dalam meluncurkan alat pembelajaran mesin untuk melacak hate crime. Jika benar terjadi, maka para jurnalis akan lebih mudah untuk menemukan informasi yang dapat mereka gunakan untuk pelaporan.

Google juga menyebutkan bahwa Indeks baru akan membantu membuat data ini lebih mudah dipahami dan visualisasikan. Pembelajaran mesin tersebut nantinya bakal memanfaatkan teknologi visualisasi menggunakan Natural Language API Google. API tersebut akan menganalisis teks dan mengekstrak informasi tentang orang, tempat maupun acara.

Teknologi ini sekarang masih terus dikembangkan oleh Goolge agar kedepannya dapat digunakan secara bijak dan benar. Google juga terus mengawasi selama beberapa bulan ke depan untuk melihat bagaimana penggunaannya dan bagaimana memperbaikinya untuk masa yang mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here