SHARE

HomestayJakarta, Selular.ID – Sebagai operator yang mengandalkan layanan digital sebagai bisnis masa depan, Indosat Ooredoo pun melakukan berbagai cara untuk mempersiapkannya, khususnya merangkul generasi muda didaerah terpencil khususnya layanan digital dan teknologi.

Salah satunya adalah program digital homestay karyawan 2017. Program yang sudah masuk tahun kedua ini mengirim sembilan karyawan ke lima daerah terpencil di Indonesia, yakni Aceh Utara, Natuna (Kepulauan Riau), Nunukan (Kalimantan Utara). Banggai (Sulawesi Tengah) dan Pegunungan Bintang (Papua).

Deva Rachma Head of Corporate Communication Indosat menuturkan, sebagai bagian dari program corporate social responbility perusahaan khususnya pilar pendidikan, Indosat Ooredoo ingin memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengetahui kondisi pendidikan di daerah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta melaksanakan kegiataan dalam upaya memajukan pendidikan di daerah terpencil.

“Karyawan kami akan mengenalkan digital serta layanan digital seperti apa, bagaimana kita akan membawa bisnis ini ke masa depan jika layanan digital hanya bisa dinikmati di kota-kota besar, bagiamana pun juga kita mau melayani masayarakat jika kiita tidak tahu apa yang mereka butuhkan. Ini tujuan program ini,” kata Deva di Jakarta (27/07/17).

Deva juga mengatakan mengapa program homestay ke daerah terpencil penting sekali. Menurut Deva pengguna ponsel di Indonesia memang banyak, namun daerah-daerah terpencil masih belum terjamah, dikatakan Deva jangankan sinyal, listrik pun juga ada beberapa daerah yang belum tersedia. Sehingga dengan program ini Indosat tahu apa yang masyarakat butuhkan sehingga bisa bekerja cepat untuk akses komunikasi ke daerah terpecil.

Deva menambahkan setelah memberangkatkan sembilan karyawan pada 29 Juli 2017, Indosat akan memberangkatkan relawan dalam program homestay selanjutnya pada November 2017.

“Targetnya tidak ada, ini merupakan komitmen untuk secara aktif memajukan pendidikan dan program ini meruoakan bagian dari perwujudan komitmen tersebut khususnya pendidikan dan pemahaman digital untuk wilayah terpencil di tanah air,” tutup Deva.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here