Monday, June 17, 2019
Home News Smartphone Modular, Masa Depan Teknologi Smartphone ?

Smartphone Modular, Masa Depan Teknologi Smartphone ?

-

smartphone modularJakarta, Selular.ID – Berbanding lurus dengan popularitas smartphone yang semakin menanjak, perkembangan teknologi smartphone pun terus berkembang pesat. Smartphone yang awalnya begitu canggih, mendadak terkesan sudah ketinggalan zaman. Kondisi ini menuntut para vendor untuk terus melakukan inovasi. Salah satunya smartphone modular. Apa itu ?

Yup, ketika hampir semua pabrikan ponsel merilis produk dengan spesifikasi yang nyaris sama, sebuah inovasi bisa menjadi kunci dalam memenangkan kompetisi. Apalagi jika inovasi tersebut, terbilang tidak biasa atau bahkah sedikit ekstrim. Secara otomatis semua mata akan tertuju ke produk tersebut.

Berbicara inovasi di industri smartphone, salah satu yang cukup mencuri perhatian, sekaligus membuat banyak konsumen penasaran di sepanjang tahun 2016 lalu, yakni produk ponsel pintar berkonsep modular.

Apa itu smartphone modular? Secara mudah, kata modular bisa diartikan sebagai “bongkar pasang”. Jadi smartphone modular, adalah perangkat ponsel pintar yang bisa dibongkar pasang.

Sepintas terdengar aneh, pasalnya, smartphone biasanya ditawarkan dalam kondisi utuh yang tidak bisa diubah secara radikal. Sekalipun bisa diubah, Anda hanya bisa menaikkan versi OS, menganti casing dan warna dan hanya sebatas itu.

Nah, konsep ponsel modular menawarkan potensi untuk mengubah semua itu. Sebuah ponsel modular bisa benar-benar dirakit dari sejumlah komponen mandiri yang kemudian digabungkan bersama untuk membentuk sebuah ponsel yang lengkap. Kamera, penyimpanan, dan modul lainnya bisa dipertukarkan.

Contohnya sistem modular yang dikembangkan pada Project Ara garapan Google. Sistem ini memungkinkan pengguna lebih leluasa dan nyaman saat memasang atau mencopot komponen, seperti kamera atau modul lain, tanpa perlu restart smartphone atau mematikannya lebih dulu. Akan tetapi, jika ingin mengganti display dan CPU, pengguna tetap harus melakukan restart atau reboot pada device.

Idenya adalah untuk membuat semua komponen utama dari smartphone sebagai modul terpisah yang dapat ditukar. Produsen yang berbeda, bisa menawarkan komponen tertentu untuk bisa disematkan pada ponsel tersebut. Singkat cerita, Google memiliki impian setiap perangkat Proyek Ara, nantinya akan dikembangkan per modul, mirip mainan Lego.

Google Project Ara, menjadi salah satu konsep smartphone modular yang cukup membuat konsumen penasaran.Pertama kali digagas oleh Google pada 2013, Proyek Ara telah dikembangkan dalam divisi rahasia Advanced Technology dan Project.

Diluar Proyek Ara yang dikembangkan oleh Google, ada juga smartphone modular berlabel PuzzlePhone dan Fairphone. Sejauh ini dari data yang ada, baik Proyek Ara PuzzlePhone dan Fairphone, memang masih berupa konsep, namun bukan berarti ponsel modular belum ada yang memproduksi.

Ketika yang lain masih berupa konsep LG justru selangkah lebih maju. Melalui perangkat berlabel G5, pabrikan asal Korea Selatan ini, layak disebut sebagai vendor pertama yang memasarkan smartphone modular. LG G5 sendiri sudah dipasarkan sejak tahun 2016 lalu.

Kabar terbaru,  Andy Rubin, salah seorang pendiri dari sistem operasi Android, melalui perusahaan yang didirikannya bernama Essential Product Inc, juga berencana membuat smartphone modular Smartphone modular ini akan tampil dengan layar edge-to-edge tanpa bezel. Tim di Essential tengah mengembangkan sebuah konektor magnetis yang akan memiliki tugas ganda, selain untuk pengisian baterai juga memperluas fungsi smartphone dari waktu ke waktu. Berkat konektor magnetis ini memungkinkan Essential ataupun pihak ketiga untuk membuat aksesoris hardware untuk menambahkan fitur baru ke smartphone.

Beberapa vendor global lainnya dikabarkan siap menggebrak pasar smartphone modular dengan varian yang tentunya lebih canggih. Kita tunggu saja ! (edk)

 

Latest