Wednesday, October 23, 2019
Home Aksesoris Champion, Berbisnis Aksesoris Andalkan Kualitas dan Harga Terjangkau

Champion, Berbisnis Aksesoris Andalkan Kualitas dan Harga Terjangkau

-

Ina dan Joni, Owner Champion
Ina dan Joni, Owner Champion

Jakarta, Selular.ID – Bila kita berkunjung ke pusat penjualan ponsel, ambil contoh Roxy Mas, selain di isi oleh banyak penjual ponsel, hal yang juga tidak susah ditemui adalah gerai penjual aksesoris. Satu di antara pemain yang meramaikan pasar aksesoris di Roxy Mas adalah Champion yang memiliki brand aksesoris bernama Smile.

Bicara lebih jauh mengenai Champion, tentu tidak lengkap rasanya jika tidak membahas cikal bakal perusahaan ini menggeluti bisnis aksesoris. Sebagaimana dituturkan Ina dan Joni, selaku pemilik, sebelum terjun menjadi distributor aksesoris, Champion di awal-awal bisnisnya ternyata hanya berupa toko kecil-kecilan yang mulai beroperasi pada bulan April tahun 2011. Terus berkembang dan memiliki peluang bisnis bagus di aksesoris akhirnya, perusahaan ini pun meningkat dan menjadi salah satu distributor aksesoris.

“Awalnya kita menjual produk seperti tempered glass tanpa ada nama. Nah, untuk membedakan dengan produk milik brand lain, akhirnya kita kasih nama (Smile). Biar yang beli smile terus, dan penjual juga smile terus,” kata Ina.

Ina menyadari bahwa dalam menjalankan bisnis tidak selalu ramai. Seperti saat ini, menurutnya kondisi di pasar aksesoris tidak lagi seperti dua atau tiga tahun belakangan. Dalam arti, kondisi saat ini terbilang lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya. Pun demikian, oleh karena sudah memiliki fondasi cukup baik, Champion optimis bisa terus berkembang di jalur bisnis yang digelutinya.

Unggulkan Kualitas
Harus diakui bukanlah perkara mudah untuk membangun sebuah bisnis agar bisa bertahan dan sukses di tengah ketatnya persaingan. Begitupun di bisnis aksesoris, dengan begitu banyaknya pemain yang meramaikan bisnis ini, strategi jitu tentu harus diterapkan oleh sebuah perusahaan yang serius menggarap segmen ini.

Sebagai pemilik brand aksesoris, Champion sadar bahwasanya persaingan di bisnis aksesoris tergolong sangat ketat. Bagi Champion agar produknya bisa diterima dengan baik oleh konsumen, pihaknya menawarkan keunggulan dari sisi kualitas produknya.

“Kita harus punya kelebihan. Nah, kalau Champion itu kelebihannya produk yang ditawarkan kualitasnya harus di atas standar. Jangan sampai orang pakai produk kecewa karena kualitasnya yang tidak bagus,” kata Ina, selaku pemilik dari Champion.

Dalam upayanya untuk memberikan produk berkualitas baik, Champion sejak awal merintis bisnis aksesoris selalu melakukan seleksi produk di mana hal yang menjadi sorotan utamanya adalah dari sisi kualitas. Hal inilah yang menurut Ina membuat produk Champion di percaya oleh para konsumennya hingga kini.

“Kita mengedepankan kualitas. Saya tidak mau menawarkan barang yang kualitasnya jelek yang menyebabkan banyak terjadi retur (pengembalian),” tandas Ina ketika ditemui redaksi Selular.

Selain tidak ingin adanya pengembalian produk yang disebabkan kualitas produk yang ditawarkan kurang bagus, Ina juga beranggapan bahwa konsumen aksesoris kini sudah pintar. “Dulu orang mau beli barang murah asal bisa dipakai. Sekarang kebanyakan konsumen sudah memiliki prinsip, kalau beli barang dengan kualitas baik agar bisa lama dipakai,” kata Ina.

Siap Rambah Penjualan Online
Bukti keseriusan Champion dalam menggempur pasar aksesoris Indonesia lewat brand Smile, dibuktikan dengan lini produk yang ditawarkannya yang sudah hampir mengakomodasi sebagian besar pengguna smartphone, baik dari brand global maupun lokal. Adapun produk yang ditawarkan antara lain leather case, tempered glass, charger, dan masih banyak lagi.

Soal harga yang ditawarkan, Champion juga mengatakan bahwa produknya walaupun memiliki kualitas yang baik, namun dibanderol dengan harga yang tidak terlalu mahal.

“Dari harga sih ngga bisa dibilang murah, tapi juga ngga mahal. Jadi, masih bisa dijangkau dengan konsumen,” kata Joni.

Sementara dari jangkauan pasar, Champion juga terbilang cukup luas. Di mana, menurut penuturan Ina, produk Champion sudah merambah dari Sabang sampai Merauke.

“Cabang kita belum ada, tapi kita ada perwakilan di daerah seperti Master Dealer (MD),” kata Ina.

Sukses berbisnis lewat jalur tradisional, seiring dengan perkembangan e-commerce di Indonesia yang tergolong cepat, Champion juga berharap suatu saat perusahaan ini bakal ikut memanfaatkan channel penjualan online. Saat ini, diakui oleh Joni dan Ina bahwa produknya juga sudah dijual oleh beberapa mitranya lewat beberapa channel online yang ada di Indonesia. Ingin lebih serius menggarap jalur penjualan online, Champion berharap kelak akan memiliki situs penjualan online sendiri.

“Pastilah (kita punya rencana) bikin website toko online sendiri, engga mungkin kita numpang-numpang terus di channel penjualan online. Rencananya tahun 2017,” tutup Joni.

Latest