Saturday, March 28, 2020
Home News Ini Kiat Untuk Keruk Lahan Uang Dari YouTube

Ini Kiat Untuk Keruk Lahan Uang Dari YouTube

-

seno smartfren

Jakarta, Selular.ID – Saat ini mengunggah video di YouTube menjadi salah satu cara yang paling sederhana untuk mencetak banyak uang. Sejak penetrasi internet meningkat di Indonesia, saat itu pula media sosial beralih fungsi selain untuk sarana menjalin komunikasi tapi di sisi lain juga dimanfaatkan untuk mengeruk pundi-pundi uang bagi para pelaku bisnis.

Tak kalah pamor dengan Facebook dan Twitter, YouTube juga menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan di seluruh dunia dan penghasil uang yang cukup populer. Dan memang benar, sekarang ini ada banyak sekali orang yang menghasilkan uang dari video-video yang mereka unggah ke YouTube, bahkan ada orang yang menghasilkan uang hingga ratusan juta rupiah per bulan hanya dari video yang mereka unggah ke YouTube.

Seno Pramuadji, Sosial Media & Digital Activition, Digital & Sales Marketing Smartfren, menjelaskan bahwa untuk bisa mendapat uang, sebelumnya pengguna harus menjadi YouTube partner terlebih dahulu. Dengan menjadi mitra YouTube, video akan dipasangi iklan oleh Youtube dan Anda mendapatkan bagi hasil dari penayangan iklan tersebut.

Seberapa besar hasilnya? Tidak ada angka pasti yang bisa dijadikan patokan, namun menurut Seno, berkisar antara $5 – 15$ per 1000 tayangan.

“Youtuber dapat uang dari monetized views,” katanya singkat di sela-sela acara Ngobrol Bareng Selular (Ngobral), di Universitas Muhammadiyah Jakarta, hari ini (25/10/2016). Ini artinya, semakin banyak yang menonton video, semakin besar uang yang bisa diperoleh.

“Durasi tidak usah lama-lama, asal kontennya menarik pasti banyak viewer-nya,” kata pria berkacamata tersebut.

Smartfren sendiri sudah sering merekrut YouTubers terkenal untuk memasarkan layanan mereka, seperti Eno Bening dan Arief Muhammad. Dengan menggaet para bintang muda, maka generasi youth pun bakal menjadi pelanggan mereka.

Dengan tren mobile video yang kian merajalela, Seno menyebut, bahwa televisi bakal ditinggalkan penonton. “Hampir 70 persen orang shifting ke mobile video. Untuk nonton televisi pun, nanti pakai internet,” ujarnya.

Latest