Wednesday, June 19, 2019
Home News Telco Pelanggan Data Meningkat, XL Perkuat Jaringan di Sulawesi

Pelanggan Data Meningkat, XL Perkuat Jaringan di Sulawesi

-

Pengecekan-Shelter-Site
Jakarta, Selular.ID – Awal pekan ini XL mengumumkan tengah membangun jaringan 3G di wilayah Luar Jawa, hari ini operator tersebut mengumumkan tengah memperkuat jaringan di sebagian besar pulau Sulawesi. Upaya itu dilakukan sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan pelanggan dan masyarakat setempat atas layanan Data.

Memperkuat jaringan yang dimaksud XL adalah melakukan pembangunan infrastruktur jaringan fiber optik, pembangunan jaringan 4G LTE dan pemanfaatan spektrum frekuensi 900 MHz untuk layanan 3G.

Dalam keterangan resmi, Direktur/Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya, mengatakan bahw Sulawesi merupakan daerah yang memiliki potensi besar untuk pasar layanan telekomunikasi dan Data ke depan. Kota-kota di sana terlihat semakin menggeliat, seiring dengan pembangunan berbagai sarana infrastruktur.

“Jadi secara bisnis, kami optimis wilayah Sulawesi cukup menjanjikan dan tak ragu untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jaringan di sana, sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pasar yang ada. Tentu saja, di luar hitungan bisnis, kami ingin jaringan XL juga mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi di seluruh provinsi yang ada di Sulawesi,” tutur Yessie.

Sebagai informasi, jaringan XL di Sulawesi telah menjangkau 58 kabupaten yang tersebar di 4 provinsi. Saat ini jumlah total BTS yang ada di seluruh Sulawesi mencapai lebih dari 1.850 unit, dengan 40% di antaranya merupakan BTS 3G & 4G.

Jaringan backbone fiber optic (FO) sepanjang total 4.150 km telah menopang layanan untuk sekitar 1,2 juta pelanggan. Sekitar 23% pelanggan di pulau itu merupakan pelanggan layanan Data. Setiap tahun trafik penggunaan layanan Data meningkat 100% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejumlah area baru yang tahun ini mulai mendapatkan layanan internet cepat 3G antara lain Kab Enrekang, Muna, Buton, Kolaka Utara, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, dan Bolaang Mongondow.

Latest