Tuesday, August 20, 2019
Home News E-Commerce Ratusan Pengunjung IESE Tertarik Platform Sapphire yang Ditawarkan Indivara

Ratusan Pengunjung IESE Tertarik Platform Sapphire yang Ditawarkan Indivara

-

image

Jakarta, Selular.ID – Dalam gelaran Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 yang digelar di ICE BSD, Indivara, group perusahaan penyedia platform aplikasi turut berpartisipasi dengan menghadirkan Sapphire, platform terpadu untuk industry e-commerce yang baru saja diluncurkan di April ini.

Dalam ajang yang digelar para pelaku e-commerce tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa industry e-commerce Indonesia yang semakin berkembang menjadi salah satu pendorong utama bagi Indonesia untuk menjadi digital powerhouse terbesar di Asia Tenggara.

Oleh karena itu industri e-commerce ini diharapkan mampu mendorong Indonesia menjadi negara berbasis ekonomi digital sebab potensinya sangat besar sekali dengan melihat perubahan signifikan e-commerce.

Nilai transaksi penjualan online Indonesia menurut data Euromonitor, lebih tinggi dari Thailand dan Singapura. Namun, jika dibandingkan dengan total perdagangan retail, penjualan e-commerce di Indonesia hanya menyumbang 0.07 persen. Artinya, pasar e-commerse Indonesia berpeluang untuk tumbuh semakin besar. Apalagi dengan jumlah penduduk dan tingkat produk domestik bruto (PDB) terbesar di ASEAN. Euromonitor memperkirakan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) penjualan online di Indonesia selama 2014-2017 sebesar 38 persen.

Thailand di peringkat kedua dengan penjualan online yang juga ada di kisaran USD 1,1 miliar, dengan perkiraan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 19 persen. Sedangkan Singapura di peringkat ketiga dengan total penjualan USD 860 miliar, CAGR sebesar 13 persen

Perkembangan Indonesia dalam industri e-commerce ini tidak lepas dari tumbuhnya pengguna internet  yang mencapai  88.1 juta. Ditambah dengan pengguna  sosial media sebanyak 79 juta dengan jumlah penduduk   259.1 juta jiwa. Potensi inilah yang menjadi daya tarik para pelaku e-commerce.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi berpesan agar pelaku e-commerce di Indonesia  secepatnya mengejar ketertinggalan dengan e-commerce negara lain. Pesan lain Jokowi, agar e-commerce di Indonesia terus meningkatkan  layanan yang lebih baik, memberikan keamanan, kecepatan sehingga konsumen benar-benar merasa nyaman ketika belanja online.

Ketut Adi Yogiswara, Marketing Communications and PR Manager Indivara Group, di ajang IESE 2016 mengatakan bahwa Industri e-commerce menghilangkan batasan akan akses masyarakat terhadap suatu produk atau jasa. Indivara pun berusaha mewujudkan apa yang dipesankan oleh Presiden Jokowi melalui produk-produk yang dihasilkannya.

“Dengan adanya teknologi pendukung seperti yang Sapphire tawarkan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan dalam berbelanja. Selain itu dengan layanan terpadu yang ada di dalam Sapphire, pelaku e-commerce dapat dengan leluasa dan kreatif menerapkan program-program pemasaran yang unik dalam usaha menjaring pelanggan lebih banyak lagi,” jelasnya.

Sapphire sendiri merupakan platform yang sangat fleksibel untuk dikustomisasi menyesuaikan dengan keinginan klien. Misalnya, klien ingin antarmukanya mirip dengan nuansa dari corporate indentity-nya atau sesuai dengan generalisasi target pasarnya itu semua bisa diakomodir oleh Sapphire. Selain itu Sapphire adalah white-label brand, jadi klien yang ingin menggunakan platform ini dapat merubah namanya sesuai dengan merek mereka sendiri. Versi mobile dari platform ini sudah dapat digunakan pada smartphone berbasis Android.

Dalam event yang berjalan selama 3 hari ini, diakui Ketut Sapphire berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung pameran yang pada dasarnya membutuhkan solusi platform e-commerce terpadu, yaitu platform yang dapat memenuhi kebutuhan mereka baik dari sisi display atau tampilan produk, transaksi,  pembayaran dan memfasilitasi customer loyalty program serta program promosi mereka.

Latest