Beranda News Enterprise Helios Buka 'Demo Center' Pengelolaan Dokumen Secara Digital

Helios Buka ‘Demo Center’ Pengelolaan Dokumen Secara Digital

-

helios-lexmarkookJakarta, Selular.ID – Dalam rangka mengenalkan solusi smart multi-function product (MFP) dan software terbaru milik Lexmark kepada para mitranya, Helios Informatika Nusantara selaku distributor membuka Executive Briefing Center (EBC), hari ini (10/05).

Di EBC para mitra bisnis akan mendapatkan pengalaman ekslusif serta melihat demo produk, melakukan proof of concept (POC), dan testing solusi Lexmark MFP, baik dari sisi hardware maupun software, hingga konsultasi dengan tenaga ahli dari Helios tentang pengelolaan dokumen secara lebih efisien. Demo center EBC ini berlokasi di Centenial Tower, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, Jakarta.

Sebagaimana dikatakan Deddy Sudja, Presiden Direktur Helios, peluncurkan Executive Briefing Center ini merupakan suatu bentuk komitmen Helios membantu para mitra bisnis dan pelanggan dalam menghadapi era Digital Transformation di mana langkah awal adalah melakukan paper digitization dan workflow automation.

Deddy berharap hal itu dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya serta mendorong pertumbuhan bisnis melalui pengelolaan informasi secara lebih pintar dan sederhana.

Mengenai paper digitization, mengacu pada hasil survey yang dikeluarkan Quocirca tahun 2016, terungkap bahwa 70% perusahaan segmen enterprise menyadari pentingnya paper digitization sebagai bagian dari strategi informasi perusahaan.

Para responden yang disurvei menyatakan bawha peningkatan efisiensi proses bisnis menjadi alasan utama dari digitalisasi, selain untuk memastikan berjalannya sistem sesuai aturan dan mengurangi biaya operasional. Secara terperinci, studi tersebut mengungkap bahwa 66% perusahaan telah menerapkan digitalisasi pada beberapa proses bisnis dengan area utama pada record management (41%), proses klaim (32%), dan hutang piutang (30%).

Untuk menyederhanakan dan mengurangi biaya untuk pengelolaan informasi perusahaan, Helios menawarkan solusi dari Lexmark, seperti:

  • Accuread: dapat mengotomatisasi klasifikasi dokumen, mengubah unstructured dokumen menjadi structured dokumen, seperti bukti pembayaran, slip, dan lain-lain, yang cukup merepotkan. Dengan adanya pengelompokan, perusahaan bisa dengan mudah mengarsip dan mencari dokumen itu kembali.
  • Solution Composer: solusi ini memungkinkan pengguna menciptakan alur virtual di dalam perangkat Lexmark MFP untuk mempermudah proses bisnis dan meminimalisir error.
  • Lexmark Print Management (LPM): solusi ini berfungsi untuk memantauu aktivitas semua printer Lexmark ang terintegrasi dalam jaringan perusahaan. LPM menerapkan aturan penggunaan printer untuk mengontrol kuota penggunaan dan mencegah dokumen dari potensi penyalahgunaan melalui fitur secure print.
  • Lexmark Fleet Manager: solusi ini akan memberikan notifikasi melalui email terkait status printer, baik status tinta maupun error, menginformasikan jadwal maintenance dan memungkinkan remote troubleshooting.

Keempat solusi di atas sudah terintegrasi di printer Lexmark yang sekaligus menjadikannya leader dalam Magic Quadrant Garnert untuk kategori Managed Print and Content Service tahun 2015.

Sebagai informasi tambahan Lexmark merupakan sebuah perusahaan yang fokus mengembangkan dan memproduksi printer dan imaging, serta menyediakan segala kebutuhan untuk semua ukuran printer dan perangkat lunak pengolah gambar. Solusi dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan yang berbasis di Lexington, AS ini di antaranya printer laser, produk multifungsi, perlengkapan printer, dan layanan bisnis untuk kalangan bisnsi dan perusahaan. (edk)

Artikel Terbaru