Tuesday, October 27, 2020
Home Headline Jual Tower, Hutang XL Turun

Jual Tower, Hutang XL Turun

-

Dian-SiswariniJakarta, Selular.ID – XL mengumumkan secara resmi pencapaian audit kinerja keuangan perusahaan untuk periode kuartal pertama tahun 2016. Dalam laporan tersebut, total hutang perusahaan mengalami penurunan dari Rp30,2 triliun menjadi Rp25,2 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga hutang bersih/EBITDA perusahaan juga mengalami penurunan dari 2,8x menjadi 2,6x.

Peningkatan itu terjadi berkat dua upaya yang ditempuh XL, yakni penerbitan saham baru (Right Issue) yang diumumkan untuk membayar hutang USD ke Axiata serta penjualan 2.500 menara ke Protelindo senilai Rp3,6 triliun untuk membayar hutang dalam Rupiah telah disetujui oleh pemegang saham. Dengan selesainya kedua hal tersebut di semester pertama 2016, akan membuat kinerja XL berada pada kondisi yang sama seperti sebelum mengakusisi Axis.

Selain berhasil membayar sebagianh hutang, untuk periode kuartal pertama 2016, XL mencatat laba bersih sebesar Rp20 miliar karena adanya penguatan Rupiah terhadap US Dollar. XL berhasil meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 2% YoY selama kuartal pertama tahun 2016, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan penggunaan layanan utama (voice, SMS, Data dan VAS) sebesar 5% YoY, serta dari pencapaian kinerja yang solid untuk layanan data (naik 23% QoQ).

XL juga telah membelanjakan Rp1,1 triliun belanja modal untuk memperluas infrastruktur layanan Data dan layanan mobile, dengan sumber dana berasal dari internal.

Pencapaian terbesar yang berhasil diraih XL adalah Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) yang meningkat sebesar 17% YoY menjadi Rp2,2 triliun, sehingga menghasilkan margin EBITDA sebesar 39%, naik hingga 5% YoY. Peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya XL untuk lebih menfokuskan pada pelanggan-pelanggan yang produktif dan juga upaya untuk meningkatkan profitabilitas dari portofolio produk dan layanan yang ada. Ini juga merupakan peningkatan EBITDA dan EBITDA margin selama empat kuartal berturut-turut.

Dian Siswarini, President Direktor/CEO XL, menyatakan perusahaannya telah membuat pencapaian awal yang menjanjikan melalui peningkatan dalam berbagai kegiatan operasional yang berdampak positif pada kinerja keuangan perusahaan. “Kami berharap ini menjadi momentum untuk terus melanjutkan Agenda Transformasi perusahaan yang masih berlangsung hingga saat ini,” ujar Dian.

4G LTE merupakan kunci utama dari strategi XL untuk tetap menjadi yang terdepan dalam penyediaan layanan Internet Mobile guna memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap layanan Internet kecepatan tinggi. Selama kuartal pertama tahun 2016, XL telah membangun 3.286 BTS 4G, dengan cakupan mencapai lebih dari 36 kota/wilayah di Indonesia. XL juga terus melakukan investasi membangun lebih dari 18.000 BTS 3G guna meningkatkan kualitas dan cakupan layanan Data, sehingga sampai dengan akhir Maret 2016, XL telah memiliki sebanyak 59.040 BTS.

Meningkatnya penggunaaan 4G LTE dan handphone yang memiliki kemampuan akses data sangat mendorong adanya peningkatan traffic layanan Data. Di kuartal pertama 2016,  Traffic layanan Data tumbuh 94% YoY, dengan total pengguna layanan Data mencapai 22,8 juta atau 54% dari total jumlah pelanggan XL.

Pertumbuhan smartphone yang terus berlanjut juga turut mendorong meningkatnya penggunaan layanan Data di Indonesia. Hingga akhir kuartal pertama 2016, laju penetrasi pengguna smartphone di XL mencapai 48% dari total penetrasi. Pengguna smartphone di XL mengalami pertumbuhan sebesar 19% YoY dan mencapai sebesar 20,5 juta pengguna.

Pada kuartal pertama ini, XL juga telah meluncurkan kembali layanan Pascabayar melalui XL Prioritas, kemudian meningkatkan layanan konten melalui kemitraan bersama Tribe dan MNC Indovision guna menyediakan layanan konten streaming  yang menarik seperti drama Korea, olahraga dan konten-konten populer lainnya.

Latest