Tuesday, June 18, 2019
Home Headline Banyuwangi Sekarang Punya Mal Online

Banyuwangi Sekarang Punya Mal Online

-

image

Jakarta, Selular.ID – Dalam rangka lebih memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Banyuwangi,  pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) meluncurkan digital market place yang diberi nama Banyuwangi Mall yang merupakan situs belanja khusus bagi pelaku UMKM Banyuwangi yang beralamatkan diwww.banyuwangi-mall.com.

Dengan peluncuran market place ini, Banyuwangi menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang memfasilitasi penjualan produk UMKM-nya melalui platform digital market place terintegrasi.

Achmad Baiquni, Direktur Utama BNI, mengatakan, situs ini merupakan salah satu upaya berkesinambungan yang dilakukan BNI untuk meningkatkan akses pelaku UMKM ke jalur pemasaran online (e-Commerce).

“Situs ini membantu UMKM mengembangkan pasar bagi produk-produknya. Mal online ini diharapkan menjadi pasar di dunia maya bagi produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha asal Banyuwangi,” kata Baiquni.

 Baiquni menyebutkan semakin banyak produk terjual tentunya semakin bagus. Dia mengharapkan kedepannya transaksi makin besar, karena jumlah UMKM yang masuk di situs ini akan terus bertambah.

” Kami menargetkan 3.000 UMKM bisa masuk sini. Untuk tahap awal, sekarang baru ada 156 item produk,” ujar Baiquni

Sementara Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyebutkan inisiatif ini merupakan dukungan pemerintah untuk mengembangkan UMKM, terutama dari aspek pemasaran. Platform ini diharapkan bisa mendorong terwujudnya ekosistem digital bagi UMKM lokal. “UMKM Banyuwangi bisa menjangkau pasar yang lebih luas dengan market place ini,” ujarnya.

Soal menggandeng bank, Anas memberikan alasan. Menurutnya  akan sangat mahal kalau  promosi sendiri. Dengan BNI, situs belanja ini bakal terpromosikan secara otomatis ke puluhan juta nasabah BNI tanpa  harus susah payah promosi sendiri.

Pemasaran berbasis online, sambung Anas, kini menjadi kebutuhan wajib untuk mendongkrak daya saing UMKM. Saat ini jumlah pengguna internet (netizen) terus meningkat dan mencapai lebih dari 85 juta. Berdasarkan riset Brand & Marketing Research (BMI), diperkirakan 24 persen pengguna internet di Indonesia adalah penyuka belanja online. Tahun 2014 nilai transaksi belanja online di Indonesia Rp 21 triliun, dan tahun 2015 lalu diprediksi naik dua kali lipat hingga hampir Rp50 triliun.

Produk yang ditawarkan lewat market place ini antara lain sektor pariwisata yang menawarkan paket perjalanan ke sejumlah destinasi wisata Banyuwangi, produk perikanan yang menjual berbagai olahan ikan seperti sarden dan ikan asin. Selain itu, ada produk pertanian dan olahannya, serta beragam kerajinan khas Banyuwangi. “Tak lupa, beragam batik khas Banyuwangi juga dipasarkan,” kata dia.

LIVE BLOG: PELUNCURAN OPPO RENO

Oppo Reno series mengedepankan kamera, performa dan juga daya tahan tahan baterai.

Latest