Tuesday, July 16, 2019
Home News Kemendikbud Ajari Siswa SMK Pasang Jaringan Berbasis Kabel Fiber Optik

Kemendikbud Ajari Siswa SMK Pasang Jaringan Berbasis Kabel Fiber Optik

-

kemendikbud

Jakarta, Selular.ID – APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi) Indonesia, bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan SMK-Ditjen Pendidikan Menengah dan Kejuruan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 11 – 21 Januari 2016 akan melaksanakan Program Pelatihan bagi Para Guru SMK yang berasal dari 20 Propinsi.

Tempat pelatihan pertama dipilih di lokasi SMKN 4 Purbaratu Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan pertimbangan prestasi sekolah tersebut yang telah berhasil membuat Meja Networks Simulator untuk Jaringan IP Layer 1 sampai Layer 7, dan produknya telah didaftarkan serta memperoleh sertifikat paten dari Kementrian Hukum dan HAM.

Latar belakang Program Kerja Sama ini adalah didasari pada kondisi kesulitan para Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi untuk memperoleh “tenaga siap pakai” lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Apalagi, perusahaan-perusahaan Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi yang tergabung dalam APJATEL harus mengeluarkan biaya lagi yang cukup besar untuk mempersiapkan para teknisi yang siap untuk melaksanakan tugas di lapangan.

Penyebab kesenjangan antara pasokan dan kebutuhan industri untuk teknisi yang siap tugas antara lain disebabkan oleh cepatnya laju perubahan perkembangan teknologi telekomunikasi yang dewasa ini mengarah menjadi teknologi yang konvergensi.

Broadband Indonesia, dimana pada akhir tahun 2019, 70 persen rumah di perkotaan (Urban) sudah harus tersedia Jaringan fixed line untuk akses internet dengan kapasitas 20 MBPS, dan 47 persen Rumah di Pedesaan sudah harus tersedia Jaringan Fixed Line untuk akses internet dengan kapasitas 10 MBPS.

Agar Jaringan kabel fiber optic yang tergelar sedemikian banyak nantinya ke rumah-rumah di perkotaan dan pedesaan, maka para penyelenggara Jaringan telekomunikasi memerlukan teknisi yang handal di bidang Jaringan kabel fiber optic dalam jumlah yang cukup besar.

Menyadari kondisi keterbatasan kemampuan para teknisi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini, maka APJATEL melakukan Program Pelatihan bagi Para Guru dari 90 SMK yang tersebar di 20 Propinsi. Program “Train of the Trainer” ini akan berlangsung sebanyak 6 sesi, dengan jangka waktu pelaksanaan per sesi selama 10 hari.

Selain materi yang bersifat teori, dalam pelatihan ini juga para guru akan melakukan praktek lapangan pemasangan Jaringan kabel optic dan latihan mengoperasikan perangkat-perangkat yang diperlukan dalam Penyelenggaraan Jaringan Kabel Fiber Optik.

Dengan demikian diharapkan nantinya para guru akan dapat mengajarkan dan melatih siswanya, sehingga setelah lulus akan menjadi tenaga yang handal siap pakai oleh industry.

“Dengan adanya program ini juga diharapkan tidak ada lagi kesulitan bagi para penyelenggara jaringan telekomunikasi dimana salah satunya adalah APJATEL karena para siswa sudah dibekali oleh pengetahuan akan informasi, teknologi, serta komunikasi yang semakin berkembang oleh para pengajar yang kompeten di bidang ini. Hal ini juga merupakan wujud kontribusi positif APJATEL bagi dunia pendidikan dan dunia kerja di Indonesia”, ujar Ade Tjendra, Direktur Komersial MNC Play yang ] juga selaku Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga (Eksternal) APJATEL

Program pelatihan ini akan berkelanjutan nantinya di provinsi-provinsi dimana para guru berasal, dan sekolah mereka akan menjadi Training Center Jaringan IP Berbasis Jaringan Kabel Serat Optik yang akan dilengkapi peralatannya oleh Pemerintah c.q Direktorat Pembinaan SMK dan Pelatih dari APJATEL.

Latest