Beranda Headline 9 Cara Mudah Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan

9 Cara Mudah Menghemat Baterai Smartphone Selama Perjalanan

-

J7cOneeCVcJakarta, Selular.ID  – Memainkan smartphone memang menjadi aktifitas yang mengasyikkan untuk mengisi waktu selama dalam perjalanan. Mulai dari browsing, stalking, streaming hingga bermain game. Namun terkadang tidak disadari baterai smartphone sudah lowbath.  Ada beberapa langkah mudah agar bisa mempertahankan data baterai lebih awet.

 

Kalau sudah menyiapkan powerbank atau Car Charger, tentu hal itu menjadi solusi. Namun bagaimana jika lupa membawa powerbank atau Car Charger, atau powerbank yang ada ternyata juga sudah terkuras untuk pengisian sebelumnya. Mulailah untuk mengatur beberapa penyeting di smartphoner, agar baterai bisa bertahan lebih lama. Berikut beberapa tipsnya :

 

  1. Atur Brightness layar smartphone

Tipe smartphone yang memiliki layar luas dengan tingkat ketajaman yang tinggi, menjadi salah satu pemicu terkurasnya daya baterai. Apalagi jika smartphone digunakan dalam jangka waktu yang lama. Untuk meminimalisir banyaknya daya baterai yang tersedot, ada baiknya atur penyetingan Brightness layar jangan sampai di level tertinggi. Karena semakin terang layar, semakin menguras daya baterai. Atur Brightness pada level yang dirasa cukup, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.

 

  1. Jangan Biarkan Layar Terus Menyala

Masih terkait dengan layar smartphone, hal lain yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai yaitu jangan membiarkan layar tetap menyala jika tidak lagi digunakan. Caranya dengan mengatur Screen Time Out layar, yaitu berapa lama layar akan tetap menyala sebelum akan nonaktif atau meredup secara otomatis. Bahkan di beberapa seri smartphone seri terbaru sudah ada fitur yang memungkinkan layar akan mati dengan sendirinya jika mata pengguna sudah tidak lagi memandang layar smartphone.

 

  1. Matikan GPS

Terkadang tanpa disadari fitur GPS yang ada di smartphone tetap menyala padahal sudah tidak lagi digunakan. Fitur GPS biasanya akan aktif ketika beberapa aplikasi membutuhkan data lokasi, misalnya Facebook atau Path saat ingin mne-tag lokasi. Atau saat menggunakan aplikasi peta digital. Dan ketika sudah selesai menggunakan aplikasi-aplikasi itu, kita lupa untuk mematikan GPS. Padahal dengan kondisi yang masih aktif, smartphone akan terus terkoneksi dengan sinyal GPS dari satelit. Dan itu tentu akan menyedot daya baterai yang tidak sedikit.

  1. Gunakan fitur Location yang ramah baterai

Fitur Location digunakan untuk menentukan posisi berada.  Biasanya fitur ini menggunakan data dari BTS operator melalui akses data internet (Mobile data, WiFi) dan juga GPS. Untuk bisa didapatkan data lokasi yang akurat dan cepat, biasanya digunakan kedua akses tersebut. Namun konskuensinya baterai akan cepat boros. Jika ingin menghemat baterai, ada baiknya untuk menggunakan salah satu akses saja. Di beberapa seri smartpone disediakan pilihan untuk menggunakan akses data internet saja atau GPS saja untuk fitur Location.

Selanjutnya >>

[nextpage title=”Next”]

  1. Matikan Internet Jika Sudah Tak Digunakan

Biasanya kita membiarkan akses internet tetap aktif, padahal sudah tidak lagi digunakan. Ada baiknya agar baterai bisa awet, matikan akses internet yaitu dengan menonaktifkan penyetingan Mobile Data atau WiFi, jika sudah tidak lagi melakukan akses internet. Ketika nanti ingin mengakses internet kembali, baru diaktifkan lagi.

 

  1. Aktifkan Sleep Mode

Di beberapa seri smartphone, disediakan fitur Sleep Mode untuk akses internet. Jika fitur ini diaktifkan, maka bisa menonaktifkan akses internet secara otomatis ketika sudah tidak lagi digunakan dalam jangka waktu beberapa lama.

 

  1. Akses Jaringan Jangan Auto

Masih terkait akses internet, coba lihat pada penyetingan Network Mode yang ada pada Setting>Mobile data> Network Mode. Biasanya penyetingan ini dalam kondisi Auto (2G/3G/4G), yang berarti smartphone akan mencari sinyal 3G jika tidak ditemukan sinyal 4G, atau akan mencari sinyal 2G jika tidak ditangkap sinyual 3G. Ini dilakukan dengan otomatis. Namun aktifitas ini akan menyedot daya baterai lebih besar.  Sebaiknya atur Network Mode dalam posisi 3G saja atau 4G saja. Jadi hanya sinyal 3G atau 4G saja yang akan ditangkap oleh smartpone.

 

  1. Matikan NFC

Di seri smartphone terbaru, sudah disediakan fitur NFC (Near Field Communication). Fitur ini berfungsi untuk mentransfer file, koneksi ke perangkat lain dan lainnya. Biasanya fitur ini belum banyak yang memanfaatkan. Namun terkadang tanpa disadari fitur NFC berada dalam kondisi On. Jadi sebaiknya cek apakah sudah menonaktifkan fitur NFC .

 

  1. Aktifkan fitur penghemat baterai

Dibandingkan dengan teknologi layar , kamera atau fitur lainnya, teknologi baterai pada smartphone bisa dikatakan kurang berkembang. Padahal dengan berkembangnya teknologi pada beberapa fitur, itu membutuhkan daya baterai yang semakin besar. Menyadari hal itu, beberapa smartphone dilengkapi dengan fitur penghemat baterai  biasanya disebut dengan fitur Power Saver. Jika fitur ini diaktifkan, maka smartphone bisa secara otomatis akan mematikan beberapa fitur (GPS, Wifi, NFC, Mobile data dan lainnya) ketika kondisi baterai sudah mulai minim. Tujuannya agar dengan sisa kapasitas yang ada, baterai bisa bertahan lebih lama.

Artikel Terbaru