BerandaNewsPengapalan Smartphone di Q3 2015 Capai 355,2 Juta Unit, Xiaomi Turun ke...

Pengapalan Smartphone di Q3 2015 Capai 355,2 Juta Unit, Xiaomi Turun ke Posisi Lima

-

Smartfren Andromax R, Xiaomi Redmi 2, Lenovo A5000 , dan Samsung Galaxy J1
Ilustrasi

Jakarta, Selular.ID – International Data Corporation (IDC) kembali merilis laporan pengapalan smartphone global untuk Q3 2015.

Dalam laporan yang tertuang di situs resmi lembaga riset pasar itu, disebutkan bahwasanya secara keseluruhan pada Q3 2015 sekitar 355,2 juta unit smartphone berhasil dikapalkan. Dibanding pengapalan periode yang sama tahun lalu yang sekitar 332,6 juta unit, pengapalan pada Q3 2015 alami peningkatan sekitar 6,8%. Tak pelak, pengapalan smartphone pada Q3 2015 pun dinilai IDC telah mencapai rekor tertinggi kedua.

Dari total pengapalan 355,2 juta unit smartphone, Samsung masih menjadi penyumbang terbesar. Pada Q3 2015 vendor asal Korea Selatan ini berhasil mengapalkan 84,5 juta unit smartphone dan menguasai pangsa pasar 23,8%. Selain didorong oleh pengapalan perangkat flagship terbaru Galaxy S6 edge+ dan Note5, smartphone menengan Samsung seperti Galaxy Core dan seri J berhasil terserap dengan baik terutama di emerging market.

Satu strip di bawah Samsung, Apple kembali membututi di tempat kedua. Perusahaan yang berbasis di Cupertino, AS ini berhasil mengapalkan 48,0 juta unit, atau meningkat 22,2% dibanding perolehan pada periode yang sama tahun lalu. Kehadiran iPhone 6S dan 6S Plus telah berhasil mendorong laju pengapalan smartphone Apple. Selain didorong oleh kedatangan model terbaru, iPhone yang sedikit lebih lawas seperti iPhone 5S, 6, dan 6 Plus juga ikut memberi kontribusi, lantaran adanya potongan harga pada semua modelnya.

Sementara itu, Huawei dengan jumlah pengapalan smartphone yang mencapai 26,5 juta unit berhasil menempati urutan ketiga. Dengan pengapalan sebanyak itu, Huawei disebut alami peningkatan secara impresif dengan persentase 60,9% dibanding pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.

Di posisi empat dan lima, masing-masing ditempati oleh Lenovo + Motorola dan Xiaomi. Pada kuartal ketiga ini, kombinasi pengapalan dari smartphone Lenovo dan Motorola berhasil mencapai 18,8 juta unit, atau meningkat sekitar 11,1% dibanding tahun lalu. Smartphone Lenovo dinilai berhasil menancapkan kukunya di Timur Tengah dan Afrika, serta Eropa Tengah dan Eropa Timur. Sementara Motorola lewat smartphone Moto X, G, dan E berhasil merangsek pasar di Amerika Utara dan Amerika Latin.

Adapun Xiaomi, dengan pengapalan 18,3 juta unit smartphone pada Q3 2015, membuat vendor asal Tiongkok ini telah berhasil mencapai total pengapalan hingga 52,1 juta unit tahun ini. Keberhasilan Xiaomi merangsek ke posisi lima, tak dipungkiri berkat suksesnya perusahaan itu mencicipi manisnya pasar smartphone di Asia Tenggara, India, Brasil, dan Tiongkok sendiri.

Jika diamati, dari hasil laporan pengapalan smartphone yang dikeluarkan IDC untuk Q3 2015, secara komposisi lima besar vendor yang bercokol bisa dikatakan hanya mengalami sedikit perubahan. Xiaomi yang pada Q2 2015 menempati urutan keempat, di Q3 2015 tergeser dan kini berada di posisi lima.

Artikel Terbaru