Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

Memasuki Tahun Keempat, Rakuten Fokus ke Bisnis Mikro

BACA JUGA

Update proyek MicroB dari Rakuten untuk pelaku bisnis mikro di Indonesia sudah mencapai 1000 akun. (4/6/2015)
Update proyek MicroB dari Rakuten untuk pelaku bisnis mikro di Indonesia sudah mencapai 1000 akun. (4/6/2015)

Jakarta, Selular.ID – Rakuten, salah satu perusahaan layanan internet asal Jepang dan pemilik marketplace lokal Rakuten Belanja Online (RBO), hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-4 dengan menyelenggarakan Rakuten EXPO 2015. Salah satu program yang diperkenalkan dalam acara tersebut adalah upaya berkelanjutan untuk membawa mikro bisnis di Indonesia ke pasar e-commerce melalui program MicroB.

Yasunobu Hashimoto, Direktur Rakuten Belanja Online, mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar yang paling potensial untuk e-commerce di Asia. Setelah pengusaha mikro di Indonesia semakin menyadari kekuatan internet dan mulai memasuki e-commerce untuk mengembangkan bisnis mereka, kekuatan ekonomi Indonesia akan menjadi lebih tangguh. “Kami berharap bahwa program sosialisasi usaha mikro kami seperti MicroB akan memberikan kontribusi untuk membangun populasi pedagang e-commerce yang kuat dari segmen usaha mikro di seluruh negeri,” ujar Yasunobu.

Menurut data BPS tahun 2013, ada sekitar 98,8 persen dari pelaku bisnis di Indonesia termasuk dalam kategori bisnis mikro (yaitu usaha kecil yang belum memiliki badan hukum), dengan jumlah sekitar 55 juta. Kemudian, sekitar 97 persen pekerjaan nasional di Indonesia berhubungan dengan bisnis mikro tadi. Dan 59 persen GDP Indonesia, diciptakan dari bisnis mikro.

Yasunobu mengatakan bahwa misi Rakuten adalah memberdayakan ekonomi Indonesia. “Jika kami tidak memberdayakan mikro bisnis tadi, maka kami tidak bisa memberdayakan ekonomi Indonesia,” ujar Yas. Maka dari itu, Rakuten terus fokus kepada pemberdayaan UKM Indonesia.

Salah satu bentuk komitmen Rakuten adalah melalui Program MicroB juga ditindaklanjuti dengan serial Seminar E-Commerce dengan sasaran para pelaku bisnis mikro di wilayah Indonesia, yang telah dimulai sejak September 2013. Sejauh ini, 1.000 mikro bisnis telah bergabung di RBO. Merchant bisnis mikro berasal dari 13 provinsi di Indonesia, termasuk DKI Jakarta (39,3%), Jawa Barat (16,40%), Jawa Timur (15,2%), Jawa Tengah (7,4%), Banten (5,3%), Sumatra Utara (3,4%), DI Yogyakarta (2,4%), Bali (1,8%), dan Sumatra Selatan (1,5%).

Melalui serial edukasi MicroB, semakin banyak bisnis mikro yang diharapkan mampu menembus pasar online dan memperluas basis konsumen mereka ke seluruh Indonesia.

Di tahun keempatnya di Indonesia, Perjualan Gross Produk (GMS, Gross Merchandise Sale) RBO pada bulan April tumbuh +204,7% per tahunnya (YoY, Year-on-Year), jumlah order tumbuh +182,7% Year-on-Year, jumlah pembeli baru tumbuh  +243,2%, serta penjualan GMS mobile tumbuh +229,6%.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU