spot_img
BerandaNewsEnterpriseAnabatic Group Masuk Big Five Perusahan TI Indonesia

Anabatic Group Masuk Big Five Perusahan TI Indonesia

-

Foto Handoko A. Tanuadji (chairman) dan Handojo Sutjipto (Managing Director)
Foto Handoko A. Tanuadji (chairman) dan Handojo Sutjipto (Managing Director)

Jakarta, Selular.ID – Berkat pesatnya pertumbuhan bisnis dalam 5 tahun terakhir, salah satu perusahaan besar di bisnis teknologi informasi Indonesia, PT Anabatic Technologies, kini telah masuk dalam Big Five group perusahan TI di Indonesia. Pencapaian ini tampak dari aspek pertumbuhan revenue maupun jumlah bidang bisnis yang dikembangkan. Hal ini mengacu pada data riset dari IDC bahwa rata-rata pertumbuhan belanja TI (IT spending) di Asia Pacific tahun 2014 lalu yang besar 5,8 % dan tahun 2015 dikalkukasi 6%.

Berdasarkan data IDC, meski tertekan faktor inflasi dan pelemahan nilai tukar rupiah, pertumbuhan belanja TI (IT spending) Indonesia tetap yang terbesar dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya. Tahun 2014 lalu, total belanja TI di Indonesia diperkirakan tak kurang dari USD 14 miliar. Sementara itu, di pasar TI korporat (IT enterprise) dimana Anabatic Group banyak berbisnis, peluang pertumbuhan juga masih terbuka lebar. Sesuai data Gartner, Enterprise IT Spending di Asia Tenggara tahun 2018 sudah akan menyentuh USD 62 miliar, 80% diantara pangsa itu akan disumbang pasar Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Pada tahun 2015 ini, masih menurut Gartner, total belanja TI enterprise di keempat negara itu, diprediksi tak kurang dari USD 52 miliar.

“Kami tiap tahun selalu tumbuh diatas rata-rata pertumbuhan industri,” jelas Handoko A. Tanuadji, Chairman dan pendiri PT Anabatic Technologies.

Perusahaan yang memiliki jumlah karyawan mendekati 1.500 orang ini bahkan kini telah memiliki aset diatas Rp 1,5 triliun. Handojo Sucipto, Managing Director Anabatic Group menambahkan bahwa pencapaian ini tak lepas dari kinerja unit-unit bisnis yang tumbuh sesuai rencana (on the track). Anabatic memiliki empat unit bisnis utama, yakni sistem integration, value added distribution, IT outsourcing, dan business process outsourcing.

Untuk divisi business process oursourcing, dijalankan oleh anak usaha Anabatic, PT Karyaputra Suryagemilang (KPSG). Beberapa jasa yang disediakan KPSG antara lain outsourcing untuk contact center, call center, human resources services, IT managed services, digital marketing, payroll processing, dan telemarketing.

Baca juga :  Senator AS Desak Pemerintah Biden Untuk Jebloskan Honor ke Daftar Hitam
Baca juga :  Senator AS Desak Pemerintah Biden Untuk Jebloskan Honor ke Daftar Hitam

“Kita juga sedang mengarahkan pengembangan ke cloud dan data center,” ungkap Handojo. Kemudian, di bisnis distributor hardware TI, Anabatic Group punya anak usaha PT Computrade Technologies International (CTI) yang saat ini dipercaya mendistribusikan sederet merek global seperti IBM, Microsoft, Oracle, Sun Microsystem, HP, EMC dan Huawei. Kemudian, untuk bisnis jasa IT outsourcing, dijalankan anak usahanya yang lain, PT Aristi Jasadata.

Tidak hanya itu, Handojo juga menjelaskan bahwa beberapa bank besar di Indonesia yang menggunakan solusi aplikasi dari Anabatic Group, baik untuk core banking system maupun modul-modul aplikasi pendukung. Untuk memperkuat pelayanan terhadap sektor perbankan dimana keamanan sistem merupakan hal kritikal, Anabatic Group juga sudah menyediakan jasa cyber security yang dikelola dibawah PT Q2 Technologies.

Lebih lanjut Handoko Tanuadji menjelaskan strateginya untuk mencapai hal ini, adalah karena mereka fokus mengembangkan bidang TI yang menjadi keunggulan dan kompetisi, dengan memaksimalkan value added services.

spot_img

Artikel Terbaru