Ilustrasi Samsung printer berbasis Android, (foto: Choi/Selular.ID)
Ilustrasi Samsung printer berbasis Android, (foto: Choi/Selular.ID)
Ilustrasi Samsung printer berbasis Android, (foto: Choi/Selular.ID)

Jakarta, Selular.ID – Samsung sudah memperkenalkan dua printer berbasis Android ukuran A3, yakni Smart MultiXpress Printer seri X4300LX A3 Color dan K4350LX A3 Mono, bagi kalangan korporat. Selain dibekali koneksi NFC (near field communication), kedua printer pintar tersebut juga membawa teknologi laserjet untuk hasil cetakan.

Bila melihat pasar printer pada umumnya di Indonesia, kebanyakan masih mengandalkan teknologi konvensional dan Inkjet. Achmad Kursani, Product Marketing Manager Samsung Indonesia, mengungkapkan beberapa kelemahan dari penggunaan Inkjet produk printer, sehingga Samsung lebih memilih membenamkan laserjet.

Pertama, dari sisi hasil cetakan di kertas. Pada inkjet, cetakan yang dihasilkan cenderung lebih basah dan melebar, tampak lebih pekat namun kurang begitu detail atau jelas. Ini akibat seratnya yang tidak padat.

“Cetakan seperti itu tentu tidak profesional untuk bisnis,” terang Achmad Kursani, Product Marketing Manager Samsung Indonesia, kepada Selular.ID. Saat font bertumpukan, biasanya akan muncul image di belakang sehingga nampak seperti berbayang.

Lebih lanjut, dari sisi ketahanan produk, printer inkjet dikatakan mempunyai usia yang lebih pendek ketimbang laserjet. Tapi balik lagi, poin ini tergantung merek dan pemakaian normal masing-masing perangkat. Ada yang bisa bertahan hingga lima tahun, dan ada juga yang hanya setahun saja.

Namun dari ukuran produk, printer inkjet lebih memiliki bentuk yang proporsional dan cukup kecil sehingga dapat dengan mudah ditempatkan dimana saja. Berbeda dengan inkjet, printer laserjet cenderung memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih berat. Hal ini dikarenakan fungsi yang ditawarkan printer jenis ini yang serupa dengan mesin fotocopy.

“Di Smart printer Samsung kali ini, kami buat tidak hanya untuk nge-print saja. Tapi juga untuk diferensiator bagi produk lain,” kata Achmad. (bda)