spot_img
BerandaNewsGrabTaxi Geser Rekor Tokopedia, Raih Investasi Rp3 Triliun Dari Softbank

GrabTaxi Geser Rekor Tokopedia, Raih Investasi Rp3 Triliun Dari Softbank

-

Jakarta,Selular.ID – Pada Oktober yang lalu, industri teknologi lokal dikejutkan dengan investasi ambisius sebesar USD 100 juta (sekitar Rp 1,2 triliun), yang diguyurkan ke penyedia toko online Tokopedia. Pendanaan yang dipimpin oleh Softbank Internet and Media Inc. (SIMI), dengan partisipasi dari Sequoia Capital dan investor sebelumnya SB Pan Asia Fund, diklaim merupakan rekor investasi terbesar yang pernah dilakukan di Asia Tenggara.

Namun dalam waktu singkat, rekor tersebut ditumbangkan oleh GrabTaxi, aplikasi smartphone pemesanan taksi yang beroperasi di Asia Tenggara. Lagi-lagi, investornya adalah Softbank. Namun bedanya dengan investasi di Tokopedia yang dilakukan keroyokan, kali ini operator telekomunikasi terkemuka asal Jepang tersebut melakukannya sendirian dengan bendera SoftBank Internet and Media, Inc. (SIMI). Nilainya fantastis yaitu USD250 juta atau sekitar Rp3 Triliun dengan pendanaan Seri D.  Dengan demikian Softbank akan menjadi investor terbesar GrabTaxi.

Nikesh Arora, Vice Chairman of SoftBank Corp. dan CEO SIMI memberikan alasan ketertarikannya untuk investasi di GrabTaxi. “Dalam dua tahun yang singkat, GrabTaxi telah menjadi pemain dominan di industri aplikasi mobile pemesanan taksi di Asia Tenggara, yang menjadi pembuktian terhadap kepemimpinan Anthony Tan (CEO GrabTaxi-red).”

Diluncurkan pada tahun 2012, GrabTaxi kini melayani 17 kota di 6 negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Melalui investasi dan kemitraan strategis dengan GrabTaxi ini, SoftBank Group berharap untuk semakin membangun keberadaannya di Asia Tenggara dan memaksimalkan sinergi dengan jaringan perusahaan-perusahaan internet di seluruh dunia yang telah dimilikinya.

Baca juga :  Aksi Pertarungan Suicide Squad VS Justice League di Game Terbaru DC

Dengan investasi total dalam 14 bulan terakhir yang mencapai hampir 340 juta USD, GrabTaxi memimpin di wilayah Asia Tenggara dalam hal pendanaan dan pertumbuhan. Meskipun kompetisi di pasar Asia Tenggara meningkat tajam di tahun ini, GrabTaxi terus mendominasi pasar dan mempertahankan pertumbuhan yang kuat dalam jaringan pengemudi taksi dan pengunduhan aplikasi mobile. Dengan lebih dari 500.000 pengguna aktif dan 2,5 juta pengunduhan apps hingga hari ini, GrabTaxi memiliki jaringan yang terluas di Asia Tenggara.

Baca juga :  Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Mencapai Rp4.531 Triliun di 2030

Dalam 12 bulan terakhir (November 2013 hingga November 2014), pertumbuhan GrabTaxi eksponensial, dengan jumlah pengemudi taksi meningkat hampir 300% menjadi 60.000; pengguna aplikasi mobile tumbuh hampir 500% menjadi 500.000 pengguna saat ini. Pengunduhan aplikasi GrabTaxi meningkat hampir 400% menjadi 2,5 juta. GrabTaxi mengestimasikan ada tiga pemesanan taksi terjadi di aplikasi mereka setiap detik di wilayah ini, yang berarti hampir 800% peningkatan dari setahun yang lalu.

spot_img

Artikel Terbaru