24 June 2014 09:30
Berdasarkan proyek kerja dari Universitas Kanada dan Corning Incorporated, para peneliti telah berhasil membenamkan sensor transparan ke kaca Gorilla untuk digunakan pada smartphone. Teknologi ini memungkinkan layar sentuh di masa depan bakal menjadi perangkat sensorik.

Alih-alih menggunakan listrik, kedua prototipe transparan (yang satu memerlukan sensor suhu konvensional, dan satu yang lain dengan cara otentikasi smartphone) digarap menggunakan bumbung gelombang optik (waveguide), untuk menyalurkan foton melalui saluran kaca.

Dalam makalah yang diterbitkan oleh Optik InfoBase (18/6/2014), disebutkan bahwa setiap sensor memuat laser dalam kaca itu sendiri. Ini pertama kalinya menerapkan teknik ini ke dalam material kaca yang kuat, seperti anti gores Gorilla Glass. Bahkan, para peneliti mengklaim bahwa Gorilla Glass mampu menghasilkan loss value rendah, waktu fabrikasi cepat, dan tahan lama sehingga menjadi waveguide berkualitas tinggi dibandingkan kaca manapun.

Dengan sensor suhu yang dikenal sebagai Mach-Zehnder interferometer (MZI), peneliti sengaja merusak kaca dengan panas untuk mengetahui suhu saat melewati waveguide. Raman Kashyap, seorang profesor teknik listrik di Polytechnique Montreal di Kanada, mengatakan perkembangan sensor transparan saat ini dapat menjadi patokan bahwa sensor dapat di-embed di layar kaca smartphone mana pun di masa depan. Sejauh ini, selain sensor suhu waveguide, tim juga turut mengolah kekuatan sensor melalui upaya penelitian independen. Hasilnya, waveguide yang tergores oleh laser tiga dimensi, ternyata dapat ditumpuk di atas satu sama lain, tanpa kehilangan transparansi.

Peneliti belum memastikan kapan kemunculan inovasi ini di waktu mendatang. Raman Kashyap menyebut seharusnya produsen sudah mulai membangun teknologi secara komerial ke smartphone dalam waktu satu tahun. Guna teknologi ini dapat diandalkan untuk melacak suhu seseorang, mengukur kadar gula darah bagi penderita diabetes, hingga menganalisis DNA.

“Kami secara aktif mencari jalinan kerja sama dengan industri handset untuk memanfaatkan teknologi ini, “kata Kashyap. (Choi)

 

Sumber : http://www.opticsinfobase.org/