12 April 2014 10:00
Presiden Perancis François Hollande telah melarang penggunaan ponsel saat berlangsungnya rapat kabinet. Meski kini sedang demam isu sadap menyadap via ponsel yang dilakukan oleh intelijen asing, tapi pelarangan Hollande justru didasarkan atas alasan etika. Dengan larangan ini, maka setiap ponsel tanpa terkecuali harus dititipkan di pintu registrasi sebelum pertemuan kabinet.

Hollande meminta agar setiap anggota kabinet dan politisi untuk fokus dan mencurahkan perhatian saat berlangsungnya rapat. “Setiap peserta harus berbicara dan mendengarkan apa yang dikatakan peserta rapat lainnya. Untuk masalah fokus pada rapat, presiden telah memutuskan tidak akan ada lagi ponsel di ruang kabinet,” ujar Stéphane Le Foll, juru bicara pemerintahan, seperti dikutip SELULAR Online dari Cellular-news.com (10/4).

Langkah Hollande ini mungkin didasari atas memburuknya kinerja 16 anggota kabinet, ini ditandai dengan pencapain yang menurun dalam pemilu lokal terakhir. Sekiranya langkah presiden Perancis dapat ditiru, termasuk di Indonesia, agar para anggota kabinet fokus saat mendengar arahan dari sang presiden. (Haryo Adjie)

Sumber : www.cellular-news.com