12 April 2013 13:30
BlackBerry Z10 telah tersedia di Amerika Serikat sejak penghujung Maret silam. Namun menurut hasil jajak pendapat teranyar, masih banyak orang yang tidak sadar akan keberadaan BB10 daripada yang mengetahuinya.

Jajak pendapat ini diselenggarakan oleh perusahaan riset MKM Partners yang menemukan sebanyak 83 persen dari 1.500 orang Amerika yang disurvei, tidak menyadari kalau perangkat BlackBerry 10 telah resmi diluncurkan. Jika angka itu bukan masalah bagi BlackBerry, lalu bagaimana hasil lain yang menyebutkan bahwa hanya 6 persen dari mereka yang ditanya, mengatakan berniat untuk membeli perangkat BlackBerry sebagai pengganti ponselnya kelak. Jumlah itu sama buruknya dengan digit 83 persen tadi.

Ini sekadar poling dan tidak bisa dijadikan indikasi konkret akan keberhasilan atau kegagalan sistem operasi terbaru BlackBerry. Tapi jika mayoritas orang tidak mengetahui keberadaan BB10, lalu bagaimana mereka akan memiliki keinginan untuk membelinya? Meski jumlah operator yang mempromosikan Z10 terbatas, tetap saja mengejutkan mengetahui jumlah orang yang bahkan tidak menyadari BB Z10 tersedia.

Patut diketahui kalau hasil poling itu tidak semata-mata menggambarkan semuanya. Pada laporan resmi perusahaan, BlackBerry berhasil mengapalkan 1 juta unit ponsel BlackBerry 10 pada kuartal terakhir. Jadi cukup jelas kalau masih ada sebagian orang di luar sana yang memperhatikan betul keberadaan BB10.

Sebagai pelipur lara bagi BlackBerry, Microsoft tampaknya mengalami masalah serupa dengan OS Windows Phone. Lebih dari 60 persen partisipan jajak pendapat MKM Partners mengatakan tidak mengetahui perangkat Windows Phone 8 sudah tersedia di etalase toko penjualan.

Rupanya, BlackBerry dan Microsoft tidak hanya kalah perang dalam memperebutkan marketshare smartphone, tapi juga pertempuran mindshare. (Khoirunnisa)

 

Sumber : http://venturebeat.com/ (10/4/2013)