4 July 2013 17:30
Nokia baru saja mengenalkan tiga handset baru yang masuk kategori terjangkau. Mereka adalah Nokia 207, 208, dan 208 dual SIM card.
Trio candybar ini mengusung warna-warna mencolok yang kerap terlihat di model Nokia sebelumnya, dan desain mereka terlihat mirip satu sama lain. Dibangun dengan bentang layar 2,4 inci resolusi QVGA dan keypad alfanumerik. Satu-satunya perbedaan antara Nokia 207 dan 208 terletak pada keberadaan sensor kamera 1,3 MP di belakang.
Nokia 208 dan 207 berdimensi lengkap 114,2×50,9×12,8mm dengan bobot 90,5 gram dan 89,6 gram (perbedaan berat karena sosok kamera). Mereka bertiga disematkan baterai berdaya tampung 1020mAh yang tergolong kecil. Namun Nokia mengklaim bahwa tiga model terbarunya ini bisa bertahan siaga hingga satu bulan tanpa dalam satu kali charging (flight mode). Sedangkan durasi percakapan ditegaskan Nokia mencapai 12 jam pada jaringan 2G.
Dukungan jaringan 2G quad-band dan 3G tri-band pada Nokia 208 dan 207 berarti mereka bisa dioperasikan di negara mana saja. Jalur sambungan meliputi Bluetooth 3.0 yang mendukung Slam sharing, port AV 3,5mm, dan port microUSB untuk sinkronisasi PC dan charging.
Dua model ini sudah mengusung teknologi data-compressing Nokia Xpress Browser, streaming video Youtube, dan layanan atau social network popular seperti Twitter, Facebook, dan WhatsApp (baru tersedia pada 208). Mail for Exchange juga mendukung sinkronisasi kalender dan kontak. Dan yang paling penting, ketiganya sudah memiliki slot kartu MicroSD untuk ekspansi memori hingga 32GB.
Nokia mengatakan kalau tiga model ini tahan akan cipratan air berkat susunan antar tombol yang rapat. Mereka juga tergolong tangguh berkat desain cup-style (serupa Asha 501 dan Lumia 620). Itu artinya Anda juga bisa mengganti cover belakang dengan corak lain yang bisa mengubah tampilan handphone seutuhnya.
Ketiga model itu direncanakan mulai shipping pada kuartal ketiga 2013 dalam pilihan warna merah, cyan, putih, dan hitam. Nokia 207, 208, dan 208 dual SIM akan dibanderol masing-masing sekitar Rp680.000 sebelum pajak setempat dan subsidi operator lokal. (Nis)

 

Sumber : http://press.nokia.com (3/7/2013)