Selular.ID -

Strava Ungkap Rekor Pelari Gen Z dan Perempuan di JRF 2026

BACA JUGA

Selular.ID – Strava mengungkap data pencapaian peserta Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang menunjukkan meningkatnya keterlibatan pelari lintas generasi dan gender dalam kompetisi lari jarak jauh.

Berdasarkan aktivitas perlombaan yang diunggah peserta ke platform Strava, sebanyak 63% pelari yang menyelesaikan kategori full marathon mencatatkan personal best (PB), sementara Gen Z menjadi kelompok dengan persentase tertinggi untuk debut dan rekor waktu terbaik di kategori 21K maupun 42K.

Data yang dirilis pada 2 November 2026 tersebut juga memperlihatkan beragam pengalaman peserta JRF 2026. Sebanyak 30% pelari kategori marathon yang mengunggah aktivitasnya ke Strava baru pertama kali menyelesaikan jarak 42 kilometer.

Di sisi lain, 43% peserta dalam kelompok yang sama telah menyelesaikan sedikitnya tiga marathon.

Temuan ini memberikan gambaran mengenai perkembangan komunitas lari di Indonesia, termasuk keterlibatan pelari pemula yang mulai menjajal jarak jauh dan pelari berpengalaman yang terus meningkatkan pencapaian.

Strava mengumpulkan data tersebut berdasarkan aktivitas para finisher yang mengunggah catatan perlombaan mereka ke platform.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Pelari Marathon Catat 63% Personal Best

Pada kategori full marathon atau 42K, sebanyak 63% finisher yang mengunggah aktivitas perlombaannya ke Strava berhasil mencatatkan personal best. Istilah personal best merujuk pada waktu terbaik yang pernah dicapai seorang pelari untuk jarak perlombaan tertentu.

Rata-rata waktu finis peserta kategori tersebut tercatat 4 jam 31 menit 59 detik. Angka ini memberikan gambaran performa peserta yang aktivitas perlombaannya tercatat di Strava, bukan keseluruhan peserta JRF 2026.

Komposisi pengalaman pelari juga cukup beragam. Sebanyak 30% finisher merupakan pelari yang baru pertama kali mengikuti marathon, sedangkan 43% telah menyelesaikan tiga marathon atau lebih.

Data tersebut memperlihatkan bahwa kategori 42K di Jakarta Running Festival tidak hanya diikuti pelari berpengalaman, tetapi juga peserta yang sedang mencapai tonggak pertama dalam perjalanan lari jarak jauh mereka.

Bagi pelari, marathon sepanjang 42,195 kilometer membutuhkan persiapan fisik dan konsistensi latihan dalam jangka panjang. Platform seperti Strava memungkinkan pengguna merekam aktivitas, memantau perkembangan latihan, serta membandingkan pencapaian dari waktu ke waktu.

Perempuan Ungguli Laki-laki dalam Catatan Half Marathon

Perbedaan pencapaian juga terlihat pada kategori half marathon atau 21K. Berdasarkan data finisher yang menggunakan Strava, perempuan mencatatkan persentase debut dan personal best lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Sebanyak 23% pelari perempuan mengikuti half marathon untuk pertama kalinya. Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan pelari laki-laki yang mencatatkan debut pada kategori yang sama sebesar 19%.

Keunggulan perempuan juga terlihat dalam pencapaian waktu terbaik. Sebanyak 49% finisher perempuan berhasil mencatatkan personal best, sedangkan pada kelompok laki-laki angkanya mencapai 45%.

Temuan ini menunjukkan bahwa peserta perempuan tidak hanya berpartisipasi dalam kompetisi, tetapi juga mencatatkan perkembangan performa yang terukur berdasarkan riwayat aktivitas mereka.

Kategori half marathon sendiri menjadi salah satu jarak yang banyak dipilih pelari untuk menguji kemampuan daya tahan sebelum beralih ke marathon penuh. Namun, data Strava yang dirilis kali ini berfokus pada pencapaian peserta JRF 2026 yang mengunggah aktivitas perlombaannya ke platform.

Gen Z Dominasi Debut dan Rekor Pribadi

Salah satu sorotan dari data Strava JRF 2026 adalah pencapaian generasi Z atau Gen Z. Kelompok ini mencatatkan persentase tertinggi untuk debut maupun personal best pada kategori half marathon dan full marathon.

Pada kategori marathon 42K, sebanyak 44% finisher Gen Z yang mengunggah aktivitas perlombaannya ke Strava baru pertama kali menyelesaikan jarak tersebut. Sementara itu, 76% dari kelompok finisher Gen Z mencatatkan personal best.

Pencapaian serupa terlihat pada kategori half marathon. Sebanyak 29% finisher Gen Z menjalani debut di jarak 21K, sedangkan 61% berhasil mencatatkan waktu terbaik mereka.

Angka tersebut memperlihatkan keterlibatan generasi muda dalam kompetisi lari jarak jauh, baik melalui pengalaman pertama maupun upaya meningkatkan performa.

Penggunaan aplikasi digital untuk merekam aktivitas olahraga juga memberikan akses bagi pelari untuk memantau perkembangan latihan. Melalui Strava, pengguna dapat menyimpan catatan jarak, durasi, dan performa aktivitas, termasuk ketika mengikuti perlombaan.

Meski demikian, seluruh persentase yang dirilis Strava merujuk pada kelompok finisher yang mengunggah data perlombaan ke platform tersebut. Angka-angka itu tidak otomatis mewakili keseluruhan peserta JRF 2026.

Strava dan Runna Dukung Jakarta Running Festival 2026

Kehadiran Strava di Jakarta Running Festival 2026 juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap komunitas lari Indonesia. Dalam penyelenggaraan tahun ini, Strava kembali berpartisipasi bersama Runna sebagai Official Training Partner.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pelari pada berbagai tahap perjalanan kebugaran, mulai dari mereka yang baru memulai latihan hingga peserta yang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi jarak jauh.

Strava merupakan platform digital untuk merekam, menganalisis, dan membagikan aktivitas olahraga. Pengguna dapat memanfaatkan layanan ini untuk memantau perkembangan latihan sekaligus terhubung dengan komunitas olahraga.

Sementara itu, Runna menyediakan panduan dan program latihan lari yang membantu pengguna menyusun persiapan berdasarkan target jarak maupun kemampuan masing-masing.

Keterlibatan kedua platform sebagai Official Training Partner memperlihatkan peran teknologi digital dalam ekosistem olahraga, khususnya untuk mendukung proses latihan dan pencatatan performa peserta.

Data JRF 2026 yang dirilis Strava memperlihatkan tiga kelompok pencapaian yang menonjol: pelari marathon pemula dan berpengalaman, peningkatan performa perempuan di half marathon, serta tingginya persentase debut dan personal best di kalangan Gen Z.

Seluruhnya menjadi bagian dari rekam aktivitas komunitas pelari yang memanfaatkan teknologi untuk mendokumentasikan perjalanan olahraga mereka.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU