Selular.ID – Strava mengumumkan pembaruan fitur peta dan navigasi rute pada 22 Oktober 2026 untuk memudahkan pengguna menemukan, merencanakan, dan mengikuti jalur aktivitas luar ruang.
Pembaruan ini mencakup pencarian rute menggunakan bahasa sehari-hari, informasi jalur yang lebih lengkap, kartu rute dengan foto dan data aktivitas komunitas, serta dukungan peta offline.
Strava juga menyiapkan navigasi audio turn-by-turn yang memungkinkan pengguna menerima petunjuk arah tanpa terus-menerus melihat layar ponsel.
Perusahaan aplikasi kebugaran tersebut menyatakan pembaruan dikembangkan berdasarkan kebutuhan komunitas, terutama untuk membantu pengguna memilih jalur sebelum beraktivitas dan tetap merekam latihan di kawasan dengan koneksi internet terbatas.
Fitur yang telah tersedia mencakup penyempurnaan pencarian dan informasi rute serta kemampuan menyimpan jalur untuk digunakan secara offline.
Strava, yang menyebut memiliki lebih dari 200 juta pengguna di lebih dari 185 negara, juga merencanakan perluasan informasi karakteristik jalur dan eksplorasi rute melalui situs web.
Sejumlah fitur tambahan itu masih dalam tahap persiapan dan akan hadir dalam waktu dekat sesuai pengumuman perusahaan.
Pencarian Rute Strava Lebih Mudah
Pembaruan pertama berfokus pada pengalaman pencarian melalui tab Peta di aplikasi Strava.
Pengguna dapat mengetik nama jalur atau destinasi dengan bahasa sehari-hari, kemudian sistem pencarian menafsirkan permintaan tersebut untuk menampilkan rute yang sesuai.
Fitur ini mendukung pencarian jalur untuk berlari, berjalan kaki, mendaki, maupun bersepeda.
Pengguna dapat memulai pencarian berdasarkan tujuan atau nama jalur tanpa harus menelusuri pilihan rute satu per satu secara manual.
Strava juga memperkaya koleksi rute dengan kurasi yang ditujukan untuk membantu pengguna menemukan jalur sebelum meninggalkan rumah.
Pendekatan ini menempatkan peta bukan hanya sebagai alat navigasi, tetapi juga sebagai sarana eksplorasi aktivitas outdoor.
Informasi pada kartu rute turut diperbarui. Pengguna kini dapat melihat foto kondisi lapangan dan data aktivitas dari komunitas Strava sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih jalur.
Foto dan rekam aktivitas komunitas dapat memberikan gambaran awal mengenai karakteristik suatu rute.
Informasi tersebut membantu pengguna membandingkan pilihan jalur berdasarkan tujuan aktivitas yang direncanakan, meskipun kondisi aktual di lapangan tetap dapat berubah.
Peta Offline untuk Aktivitas Tanpa Sinyal
Strava turut meningkatkan dukungan peta offline agar pengguna tetap dapat mengakses rute yang sudah disimpan ketika berada di lokasi dengan koneksi internet terbatas atau tidak tersedia.
Rute yang telah disimpan akan ditampilkan di layar utama sehingga pengguna dapat mengaksesnya saat beraktivitas.
Fitur ini relevan bagi pelari, pesepeda, dan pendaki yang menjelajahi kawasan dengan jangkauan jaringan seluler yang tidak merata.
Selain mengakses rute, pengguna juga dapat merekam aktivitas ketika sedang offline. Setelah perangkat kembali terhubung ke internet, data aktivitas akan diunggah secara otomatis.
Kemampuan merekam tanpa koneksi internet membantu menjaga pencatatan latihan ketika pengguna berada di luar jangkauan jaringan.
Namun, fungsi offline tersebut perlu dibedakan dari kebutuhan koneksi untuk layanan lain yang mungkin bergantung pada akses internet secara langsung.
Pembaruan ini melengkapi fitur pencarian dan informasi rute yang ditujukan untuk mempermudah persiapan aktivitas.
Pengguna dapat menyimpan jalur sebelum berangkat, mengaksesnya ketika koneksi terbatas, lalu menyinkronkan catatan latihan setelah jaringan tersedia kembali.
Navigasi Audio Turn-by-Turn Segera Hadir
Selain pembaruan yang telah diumumkan tersedia, Strava menyiapkan panduan audio turn-by-turn bagi pelanggan.
Fitur ini akan memberikan instruksi arah secara real-time ketika pengguna mendaki, berjalan kaki, atau berlari.
Navigasi turn-by-turn merupakan sistem yang memberikan petunjuk perjalanan secara bertahap, misalnya ketika pengguna perlu berbelok atau mengikuti arah tertentu.
Melalui panduan audio, instruksi dapat didengar tanpa pengguna harus terus melihat layar ponsel untuk mengetahui arah berikutnya.
Strava menyebut fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna mengikuti rute baru dengan lebih percaya diri.
Meski demikian, perusahaan belum mencantumkan tanggal peluncuran spesifik dalam pengumuman pembaruan ini.
Kehadiran navigasi audio akan melengkapi akses terhadap peta dan informasi rute.
Pengguna dapat merencanakan jalur lebih dahulu, menyimpannya, kemudian mengikuti petunjuk arah saat menjalankan aktivitas yang didukung.
Informasi Jalur Berbasis Komunitas dan Akses Web

Strava juga berencana memperkaya informasi rute outdoor melalui tag dan deskripsi yang divalidasi oleh komunitas.
Informasi tersebut nantinya ditujukan untuk membantu pengguna memahami karakteristik jalur sebelum memulai aktivitas.
Contoh informasi yang disebutkan perusahaan meliputi keberadaan kawasan air terjun, area dengan pepohonan rindang, dan potensi satwa liar di sepanjang lintasan.
Keterangan semacam ini dapat menjadi bahan pertimbangan saat pengguna menentukan rute sesuai tujuan dan kondisi yang ingin mereka hadapi.
Informasi komunitas tersebut akan melengkapi data aktivitas dan foto yang tersedia pada kartu rute.
Strava belum merinci jadwal penerapan tag dan deskripsi tambahan tersebut dalam pengumuman yang disampaikan pada 22 Oktober 2026.
Perusahaan juga menyiapkan fitur eksplorasi rute melalui situs web Strava.
Pengguna nantinya dapat menelusuri rute dan menjelajahi peta melalui browser, sehingga pencarian jalur tidak hanya berfokus pada aplikasi seluler.
Perluasan akses ke web berpotensi memberikan pilihan tambahan bagi pengguna yang ingin merencanakan aktivitas melalui komputer sebelum melanjutkannya di perangkat seluler.
Namun, detail mengenai ketersediaan fitur, cakupan wilayah, dan persyaratan akses belum dijelaskan lebih lanjut.
Rangkaian pembaruan ini memperlihatkan fokus Strava pada pengalaman pencarian, perencanaan, dan navigasi aktivitas outdoor.
Fitur pencarian yang lebih kontekstual, peta offline, serta informasi berbasis komunitas telah diumumkan sebagai bagian dari pembaruan, sedangkan navigasi audio, detail jalur tambahan, dan eksplorasi melalui web masih menunggu peluncuran lebih lanjut.


