Selular.ID – Xiaomi Pad 9 Pro Max berhasil merebut posisi puncak dalam daftar peringkat tablet Android berkinerja tertinggi versi AnTuTu periode September 2026.
Tablet flagship berlayar 13,3 inci buatan Xiaomi tersebut tampil mendominasi berkat sokongan chipset buatan mandiri perusahaan, Xring O3, yang secara mengejutkan mampu melampaui performa chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme (EE) Gen 6.
Pencapaian ini memperkuat posisi Xiaomi di segmen hardware kelas atas setelah sebelumnya smartphone lipat Xiaomi 18 Fold juga menduduki peringkat pertama pada kategori smartphone flagship AnTuTu.
Berdasarkan data resmi yang dirilis AnTuTu di situs resminya pada Oktober 2026, Xiaomi Pad 9 Pro Max memimpin dengan skor tertinggi di antara seluruh tablet Android yang diuji selama bulan September.
Keberhasilan Xiaomi Pad 9 Pro Max menggeser pesaing terdekatnya, iQOO Pad Ultra, menjadi sorotan utama dalam pengujian benchmark kali ini.
Pasalnya, iQOO Pad Ultra dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan dilengkapi kipas pendingin aktif (active cooling fan), namun tetap berada di bawah performa komputasi Xiaomi Pad 9 Pro Max.
Faktor utama yang mendorong keunggulan Xiaomi Pad 9 Pro Max terletak pada kombinasi hardware dan efisiensi arsitektur Xring O3.
Varian tablet Xiaomi yang diuji hadir dengan spesifikasi memori RAM LPDDR6 berkapasitas 16 GB serta penyimpanan internal berteknologi UFS sebesar 1 TB.
Penggunaan standar memori LPDDR6 memberikan bandwidth transfer data yang jauh lebih cepat dibandingkan iQOO Pad Ultra yang masih mengusung RAM LPDDR5X Ultra pada kapasitas yang sama.
Selain faktor memori, bentuk fisik tablet berukuran 13,3 inci memberikan ruang pelepasan panas (thermal headroom) yang lebih luas bagi sistem pendingin pasif.
Kondisi termal yang optimal ini memungkinkan chipset Xring O3 mempertahankan kecepatan clock tinggi dalam jangka waktu lebih lama tanpa mengalami penurunan kinerja atau thermal throttling.
Daftar sepuluh besar peringkat tablet AnTuTu periode September 2026 sebagian besar masih didominasi oleh perangkat bertenaga Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari produsen global seperti Oppo, Lenovo, Vivo, dan Honor.
Sementara itu, tidak ada perangkat berprosesor MediaTek yang masuk ke dalam jajaran sepuluh besar akibat minimnya perilisan tablet flagship berbasis MediaTek di pasar saat ini.
Pencapaian konsisten chipset Xring O3 pada platform smartphone dan tablet menunjukkan bahwa strategi pengembangan komponen mandiri Xiaomi mulai membuahkan hasil nyata di industri semi-konduktor mobile.
Meskipun Qualcomm Snapdragon masih menjadi pilihan standar bagi sebagian besar manufaktur perangkat flagship Android generasi ini, keberadaan Xring O3 membuktikan bahwa komponen kustom Xiaomi mampu menjadi alternatif kompetitif yang siap menantang dominasi pemain lama.
Dominasi beruntun Xiaomi di platform AnTuTu menandai pergeseran peta persaingan teknologi pemrosesan mobile.
Baca Juga:Pendapatan Xiaomi Tembus RMB 108,9 Miliar pada Q2 2026
Ke depan, keberhasilan integrasi antara chipset kustom Xring O3 dan optimasi sistem operasi pada Xiaomi Pad 9 Pro Max berpotensi mendorong akselerasi inovasi chipset mandiri di kalangan produsen smartphone dan tablet global.


