Selular.ID -

Kendala Baterai Cepat Habis Melanda Sejumlah Pengguna Galaxy S24 Usai Pembaruan One UI 9

BACA JUGA

Selular.ID – Sejumlah pengguna lini ponsel pintar Samsung Galaxy S24 dilaporkan mengalami masalah boros baterai yang signifikan setelah mengunduh dan memasang pembaruan antarmuka sistem operasi terbaru, One UI 9.

Keluhan ini mulai mencuat di berbagai platform komunitas daring dan forum teknologi pada akhir Oktober 2026, memicu perhatian khusus dari para pengguna perangkat flagship terdahulu tersebut.

Berdasarkan laporan yang beredar di kalangan pengguna, penurunan kapasitas daya baterai dirasakan cukup drastis dalam penggunaan sehari-hari.

Salah satu pengguna Galaxy S24 Ultra mencatat bahwa perangkatnya mengalami penurunan daya hingga 95 persen hanya dalam kurun waktu sekitar lima jam di bawah penggunaan berat, dengan catatan waktu layar aktif (screen-on time) yang tergolong singkat.

Selain itu, beberapa laporan terpisah juga menyoroti lonjakan konsumsi daya saat ponsel berada dalam posisi siaga (idle), di mana baterai berkurang hingga 40 persen dalam kurun waktu belasan jam tanpa penggunaan aktif.

Kendati demikian, skala permasalahan ini dinilai masih bervariasi dan bersifat individual.
Sebagian besar pengguna lain dilaporkan tidak merasakan perubahan performa daya yang drastis setelah memperbarui sistem ke One UI 9.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Variasi pengalaman ini menunjukkan bahwa kendala tersebut kemungkinan besar dialami oleh sebagian kecil pengguna dengan skenario penggunaan atau latar belakang aplikasi tertentu yang belum teroptimalkan secara penuh dengan sistem operasi berbasis Android versi terbaru tersebut.

Selain isu konsumsi daya yang cepat habis, proses pembaruan ke One UI 9 sebelumnya juga sempat diwarnai oleh kendala teknis lain pada perangkat Samsung generasi terbaru di wilayah tertentu.

Sejumlah pengguna melaporkan adanya kendala teknis pada tahap penyetelan awal (setup), seperti galat galat halaman web tidak tersedia yang sempat mengunci layar utama.

Menanggapi insiden tersebut, pihak produsen menyarankan pengguna untuk memastikan aplikasi peramban berada dalam versi mutakhir serta menggunakan jaringan internet nirkabel yang stabil guna merampungkan proses verifikasi sistem.

Baca Juga:Samsung Tawarkan Galaxy S26 Ultra Mulai Rp11,7 Juta Lewat Promo Tukar Tambah

Pembaruan perangkat lunak secara berkala diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala teknis yang dikeluhkan pengguna, sekaligus memastikan efisiensi daya kembali optimal pada lini ponsel kelas atas perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU