Selular.ID -

Samsung Permudah Migrasi Data iOS ke Galaxy Z8 Series Lewat One UI 9

BACA JUGA

Selular.ID – Samsung resmi memperbarui aplikasi pemindahan data Smart Switch pada ekosistem One UI 9 untuk mempermudah pengguna iOS beralih ke perangkat lipat generasi terbaru, termasuk Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.

Pembaruan sistem antarmuka ini memangkas langkah teknis dalam proses migrasi data sekaligus memperluas jenis dokumen serta pengaturan yang dapat ditransfer secara nirkabel.

Melalui integrasi One UI 9, pengguna tidak lagi diwajibkan mengunduh aplikasi Smart Switch secara terpisah pada perangkat iOS.

Proses pemindahan data kini dapat dimulai secara langsung hanya dengan memindai kode QR yang ditayangkan pada layar perangkat Galaxy Z delapan series yang baru diaktifkan.

Sambungan nirkabel yang ditingkatkan ini menghilangkan ketergantungan pengguna pada kabel data maupun adaptor fisik saat proses penyiapan awal.

Langkah ini diambil Samsung untuk mengurangi hambatan teknis yang sering dialami konsumen saat berpindah antar-ekosistem sistem operasi.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Ekspansi Transfer Data dan Kompatibilitas Lintas Platform
Selain pembaruan cara koneksi, Samsung memperluas cakupan data yang dapat dipindahkan dari ekosistem iOS.

Jika sebelumnya Smart Switch terbatas pada transfer foto, pesan, kontak, kalender, dan aplikasi, versi One UI 9 kini mendukung pemindahan kata sandi (password), passkey, riwayat panggilan seluler, pengaturan aksesibilitas, hingga informasi profil eSIM.

Kemampuan transfer informasi eSIM dan kata sandi memungkinkan pengguna langsung terhubung ke jaringan seluler serta masuk ke berbagai akun digital tanpa perlu melakukan pengaturan ulang satu per satu.

Di samping itu, preferensi navigasi seperti gesture Swipe, tata letak layar utama (Home screen).

Hingga kustomisasi antarmuka melalui aplikasi Good Lock dapat disesuaikan agar menyerupai preferensi pengguna pada perangkat lama.

Untuk fleksibilitas berbagi dokumen setelah masa migrasi, Samsung juga memperbarui fitur Quick Share pada One UI 9 dan One UI 8.5.

Fitur ini kini mendukung interoperabilitas dengan protokol AirDrop milik Apple, sehingga pengguna Galaxy Z Series tetap dapat mengirim dan menerima file secara nirkabel dengan pengguna perangkat iOS.

Program Penjualan dan Skema Tukar Tambah
Guna mendongkrak adopsi perangkat lipat terbarunya, Samsung menggelar program penjualan khusus untuk Galaxy Z8 Series pada periode 1 hingga 15 September 2026.

Penawaran tersebut mencakup perlindungan layar gratis selama satu tahun, akses layanan Google AI Pro senilai Rp1,8 juta, serta fasilitas cashback hingga Rp4,5 juta untuk varian Galaxy Z Fold8 Series dan Rp3 juta untuk Galaxy Z Flip8.

Samsung juga menyediakan skema tukar tambah (trade-in) bagi konsumen yang ingin memperbarui perangkat.

Sebagai gambaran kalkulasi bisnis, pengguna yang menukarkan unit Galaxy Z Fold7 kapasitas 512GB bisa memperoleh nilai tukar hingga Rp16 juta untuk pembelian Galaxy Z Fold8 Ultra maupun Galaxy Z Fold8.

Dukungan kemitraan dengan perbankan menyediakan opsi pembiayaan cicilan 0% selama 12 bulan.

Dengan skema ini, angka angsuran per bulan dimulai dari Rp1,3 juta untuk Galaxy Z Fold8 dan Rp1,7 juta untuk varian Galaxy Z Fold8 Ultra.

Baca Juga:7 Smartphone Lipat Terbaik di 2026: dari Samsung hingga Honor

Pemangkasan alur migrasi data dan penyediaan program finansial ini menjadi strategi Samsung dalam memperkuat posisi di pasar ponsel lipat premium.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU