Selular.ID – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melalui anak perusahaannya, PT Sarana Global Indonesia (SGI), resmi menandatangani Nota Kesepahaman, dengan PT FiberHome Technologies Indonesia.
Untuk membangun sistem kabel laut serat optik Synergy Gateways of Indonesia Cable System (SGI Cable System) sepanjang 6.870 kilometer di Singapura.
Pembangunan infrastruktur kabel bawah laut ini dirancang untuk menghubungkan 14 titik pendaratan (landing points) strategis yang tersebar di wilayah barat, tengah, hingga timur Indonesia.
Kemitraan strategis ini menjadi langkah ekspansi INET Group dalam memperluas kapasitas jaringan nasional guna menopang lonjakan konsumsi data.
Pertumbuhan pusat data (data center), komputasi awan (cloud), serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di tanah air.
Muhammad Arif, Direktur Utama INET menyatakan, bahwa kepemilikan saham mayoritas sebesar 60 persen di SGI merupakan pijakan strategis untuk mempercepat penetrasi perusahaan ke industri kabel laut.
Sekaligus memperkuat ekosistem infrastruktur digital yang sedang dikembangkan grup.
“Kepemilikan mayoritas INET di SGI merupakan langkah strategis. Melalui SGI, INET Group memperluas kapabilitas kabel bawah laut mencakup pengembangan, pemeliharaan, hingga kepemilikan infrastruktur. Kebutuhan kapasitas di seluruh INET Group terus berkembang, dan SGI Cable System diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri,” ujar Muhammad Arif.
Jangkauan Rute dan Target Operasional SGI Cable System
Sistem jaringan SGI Cable System diproyeksikan menghubungkan sejumlah kota strategis di Indonesia.
Mencakup Jakarta, Pontianak, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Balikpapan, Banyu Urip, Singaraja, Mataram, Makassar, Palu, Manado, Bitung, Ambon, hingga Sorong.
Proyek megainfrastruktur ini ditargetkan mencapai status siap beroperasi (Ready for Service/RFS) pada akhir tahun 2028.
Bastian Sembiring, Direktur Utama SGI, menjelaskan bahwa integrasi SGI ke dalam struktur INET Group menandai transformasi peran perusahaan.
SGI yang semula berfokus pada layanan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement, and construction/EPC).
Serta perawatan kabel laut, kini bertransformasi menjadi pemilik sekaligus operator sistem kabel bawah laut.
Pengalaman dalam penggelaran dan pemeliharaan kabel laut sejak tahun 2000 memberikan pemahaman mendalam bagi kami mengenai tantangan infrastruktur di Indonesia.
“SGI Cable System dikembangkan untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas data yang didorong oleh adopsi AI dan pusat data, sehingga dapat melayani kebutuhan pasar sesuai jadwal,” kata Bastian.
Dukungan Teknologi FiberHome dan Pengiriman Material
Dalam proyek pengembangan ini, PT FiberHome Technologies Indonesia bertindak sebagai mitra penyedia teknologi.
Jason Lin, Chief Executive Officer PT FiberHome Technologies Indonesia, , menegaskan komitmen pengoperasian dan pengadaan material perangkat agar proses konstruksi berjalan tepat waktu.
FiberHome menurut Jason Lim, menargetkan pengiriman seluruh material yang dibutuhkan untuk pembangunan SGI Cable System sekitar akhir tahun 2027.
“Kami berkomitmen mendukung implementasi proyek ini agar konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal dengan standar teknologi dan kualitas yang ditetapkan,” ungkap Jason Lin.
Langkah ekspansi kabel laut ini mempertegas posisi INET Group dalam menempatkan infrastruktur bawah laut sebagai pilar jangka panjang.
Baca Juga:FiberHome Siap Memangkas Biaya Operasional Operator Lewat Teknologi AI Super Efisien
Penambahan jaringan tulang punggung (backbone) serat optik ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan konektivitas antarpulau serta mendukung pemerataan ekonomi digital di seluruh wilayah Indonesia.


