Selular.ID – Banyak pengguna smartphone masih percaya bahwa HP baru harus dicas selama 8 jam sebelum digunakan agar baterainya awet.
Bahkan, ada anggapan baterai ponsel harus dikosongkan terlebih dahulu, kemudian diisi hingga 100 persen. Namun, benarkah cara tersebut masih diperlukan pada smartphone modern?
Anjuran mengecas HP baru selama 3 hingga 8 jam sebenarnya sudah dikenal sejak era ponsel generasi lama.
Sebagian pengguna meyakini pengisian daya pertama kali akan menentukan kapasitas baterai dan daya tahannya dalam jangka panjang.
Baca juga:
- 10 HP Baterai Jumbo Terbesar Oktober 2026, Harga Mulai Rp4 Jutaan!
- 10 HP Layar AMOLED Termurah Oktober 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Padahal, teknologi baterai smartphone saat ini telah berkembang pesat sehingga kebiasaan tersebut tidak lagi diperlukan.
HP baru sebenarnya bisa langsung digunakan setelah dikeluarkan dari kotak kemasan tanpa harus dicas terlebih dahulu.
Mengapa Dulu HP Baru Harus Dicas 8 Jam?
Anggapan bahwa HP baru wajib dicas selama 8 jam berasal dari karakteristik teknologi baterai yang digunakan pada ponsel generasi lama.
Pada masa lalu, sejumlah perangkat elektronik menggunakan baterai berbahan Nickel Cadmium atau Ni-Cd.
Jenis baterai tersebut memiliki karakteristik yang dikenal sebagai memory effect atau efek memori.
Efek ini dapat menyebabkan penurunan kapasitas baterai yang dapat digunakan apabila pengisian dan pengosongan daya dilakukan dengan pola tertentu secara berulang.
Karena itu, pengguna perangkat generasi lama kerap dianjurkan melakukan pengisian dan pengosongan daya secara khusus.
Namun, kebiasaan tersebut tidak lagi relevan untuk sebagian besar smartphone modern.
HP Baru Sekarang Bisa Langsung Dipakai
Smartphone saat ini umumnya menggunakan baterai Lithium-ion (Li-ion) atau Lithium-polymer (Li-Po).
Kedua teknologi tersebut tidak memiliki efek memori seperti baterai Nickel Cadmium.
Artinya, pengguna tidak perlu mengosongkan baterai hingga 0 persen sebelum melakukan pengisian daya pertama kali.
Pengguna juga tidak perlu membiarkan smartphone terhubung ke charger selama 8 jam hanya untuk memaksimalkan kapasitas baterai.
Jika HP baru masih memiliki daya baterai yang cukup, perangkat bisa langsung digunakan untuk mengakses internet, memasang aplikasi, atau melakukan pengaturan awal.
Sebaliknya, apabila baterai hampir habis, pengguna dapat langsung mengisi dayanya seperti biasa.
Haruskah Baterai HP Baru Dicas Sampai 100 Persen?
Mengisi baterai HP baru hingga 100 persen sebenarnya diperbolehkan, tetapi bukan kewajiban.
Baterai Lithium-ion tidak membutuhkan pengisian penuh pada penggunaan pertama untuk mengaktifkan seluruh kapasitasnya.
Bahkan, pengguna sebaiknya tidak terlalu sering membiarkan baterai benar-benar kosong hingga 0 persen.
Untuk penggunaan sehari-hari, pengisian daya dapat dilakukan ketika kapasitas baterai mulai mendekati 20 persen.
Pengguna juga dapat menghentikan pengisian sebelum 100 persen apabila ingin mengurangi waktu baterai berada pada tingkat daya yang sangat tinggi.
Sejumlah produsen smartphone kini menyediakan fitur perlindungan baterai yang dapat membatasi pengisian daya atau mengoptimalkan waktu pengecasan.
Fitur tersebut dirancang untuk membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.
Cara Menghitung Siklus Baterai Smartphone
Hal lain yang perlu dipahami adalah cara kerja siklus pengisian daya baterai Lithium-ion.
Satu siklus baterai tidak selalu berarti satu kali mencolokkan charger hingga penuh.
Siklus dihitung berdasarkan akumulasi penggunaan daya yang setara dengan 100 persen kapasitas baterai.
Sebagai contoh, pengguna memakai smartphone dari kondisi baterai 100 persen hingga tersisa 25 persen.
Artinya, sebanyak 75 persen kapasitas baterai telah digunakan.
Setelah diisi kembali hingga penuh, pengguna kemudian menghabiskan 25 persen kapasitas baterai.
Total penggunaan daya tersebut mencapai 100 persen, sehingga dihitung setara dengan satu siklus baterai.
Dengan demikian, beberapa kali pengisian daya tidak otomatis berarti baterai telah melewati jumlah siklus yang sama.
Tips Mengecas HP Baru agar Baterai Awet
Agar baterai smartphone lebih tahan lama, pengguna dapat menerapkan beberapa kebiasaan sederhana.
- Gunakan charger dan kabel yang sesuai dengan spesifikasi serta standar keamanan perangkat.
- Hindari membiarkan baterai terlalu sering kosong hingga 0 persen.
- Usahakan mengisi daya sebelum baterai turun terlalu rendah, misalnya ketika mendekati 20 persen.
- Hindari suhu panas berlebihan, terutama saat mengisi daya.
- Aktifkan fitur pengisian daya adaptif atau perlindungan baterai apabila tersedia.
- Tidak perlu mengecas HP baru selama 8 jam jika baterainya sudah penuh.
Perlu diketahui, suhu tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai Lithium-ion.
Karena itu, pengguna sebaiknya menghindari penggunaan berat yang membuat smartphone terlalu panas ketika sedang dicas.
Kesimpulan: HP Baru Tidak Wajib Dicas 8 Jam
Anggapan bahwa HP baru harus dicas selama 8 jam sebelum digunakan merupakan kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan teknologi baterai smartphone modern.
Baterai Lithium-ion dan Lithium-polymer tidak membutuhkan proses pengisian awal selama berjam-jam untuk mencapai kapasitas optimal.
Jadi, ketika membeli HP baru, pengguna bisa langsung menyalakan dan menggunakannya selama daya baterai masih mencukupi.
Yang lebih penting bukanlah lamanya pengisian pertama, melainkan kebiasaan penggunaan dan pengecasan yang tepat untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.


