Selular.ID -

Google Play Store Kini Tawarkan HP Pixel dan Samsung di Sejumlah Negara

BACA JUGA

Selular.ID – Google mulai menghadirkan fitur belanja perangkat keras melalui Google Play Store dengan menampilkan smartphone Google Pixel dan Samsung Galaxy di sejumlah wilayah pada 14 Oktober 2026.

Fitur bertajuk Shop devices ini memungkinkan pengguna menemukan perangkat seperti seri Pixel 11, Samsung Galaxy S26, serta smartwatch dari kedua merek melalui aplikasi atau situs Google Play sebelum melanjutkan proses pembelian melalui Google Store.

Kehadiran fitur tersebut memperluas fungsi Google Play yang selama ini dikenal sebagai pusat distribusi aplikasi, gim, dan konten digital Android.

Berdasarkan laporan, katalog perangkat yang muncul berbeda menurut wilayah. Sejumlah pengguna dapat melihat produk Google Pixel sekaligus perangkat Samsung, sedangkan wilayah lain hanya menampilkan produk Pixel.

Google tidak hanya menampilkan perangkat buatannya sendiri. Produk Samsung juga masuk dalam katalog yang dapat diakses melalui fitur tersebut.

Langkah ini membuat Google Play berfungsi sebagai jalur penemuan produk bagi perangkat dari dua produsen Android, meskipun transaksi akhirnya tetap ditangani oleh Google Store.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Informasi itu sejalan dengan halaman bantuan resmi Google yang menjelaskan bahwa pengguna kini dapat menemukan dan membeli perangkat keras, termasuk smartphone Pixel dan Samsung yang dijual di Google Store, melalui Google Play.

Google menegaskan bahwa proses pembelian, pembayaran, serta pengelolaan pesanan berlangsung melalui Google Store, bukan melalui sistem penagihan Google Play.

Fitur Shop devices Hadir di Google Play

Fitur Shop devices ditempatkan pada menu pemilih akun di Google Play. Melalui bagian ini, pengguna dapat menemukan katalog perangkat yang tersedia, memilih produk, lalu diarahkan ke halaman pembelian Google Store untuk menyelesaikan transaksi.

Sejumlah perangkat yang teridentifikasi dalam laporan awal mencakup lini Google Pixel 11, termasuk Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro Fold, serta perangkat Samsung Galaxy S26.

Katalog juga mencakup perangkat wearable, seperti Pixel Watch dan Galaxy Watch. Ketersediaan model tertentu dapat berbeda bergantung pada pasar dan katalog yang ditampilkan kepada pengguna.

Laporan 9to5Google pada 14 Oktober 2026 turut mengidentifikasi beberapa produk dalam katalog tersebut, termasuk Galaxy S26 Ultra, Galaxy Z Flip8, Pixel 10a, Pixel Watch 4, Galaxy Watch9, dan Google TV Streamer.

Daftar itu menunjukkan bahwa fitur Shop devices tidak terbatas pada smartphone, tetapi juga mencakup perangkat pendukung ekosistem Google dan Samsung.

Meski demikian, penayangan produk di Google Play tidak berarti seluruh perangkat tersedia untuk dibeli di setiap negara. Perbedaan katalog ant wilayah menjadi salah satu batasan yang terlihat pada tahap awal penerapan fitur ini.

Pengguna perlu memeriksa ketersediaan produk dan ketentuan pembelian yang berlaku di wilayah masing-masing.

Pembelian Tetap Diproses Google Store

Walaupun katalog dapat ditemukan melalui Google Play, Google Store tetap menjadi pihak yang menangani transaksi.

Artinya, pengguna tidak melakukan pembelian perangkat menggunakan mekanisme pembayaran dalam aplikasi yang lazim digunakan untuk aplikasi, gim, atau langganan digital di Google Play.

Menurut dokumentasi bantuan Google, pembelian perangkat mengikuti Persyaratan Penjualan Perangkat Google Store.

Metode pembayaran yang tersedia mengikuti ketentuan Google Store, sedangkan informasi pesanan, dukungan pembelian, dan pengelolaan transaksi juga berada di bawah layanan tersebut.

Kebijakan penagihan Google Play tidak berlaku untuk pembelian perangkat keras ini.

Pemisahan tersebut penting karena Google Play dalam skema ini berfungsi sebagai titik masuk untuk menemukan produk. Setelah pengguna memilih perangkat, proses transaksi mengacu pada sistem penjualan perangkat keras Google Store.

Dengan model tersebut, katalog produk dapat ditampilkan di lingkungan Google Play tanpa menjadikan layanan itu sebagai sistem pembayaran utama untuk perangkat fisik.

Laporan 9to5Google juga menyebutkan adanya manfaat Google Store yang dapat digunakan pada pembelian tertentu melalui kanal ini, termasuk kredit Google Store.

Namun, manfaat maupun promosi yang tersedia tetap bergantung pada persyaratan dan wilayah yang berlaku. Pengguna sebaiknya memeriksa rincian penawaran pada halaman transaksi sebelum menyelesaikan pembelian.

Belum Ada Kepastian Ekspansi ke Merek Lain

Masuknya perangkat Samsung ke katalog Google Play menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan fitur Shop devices.

Google selama ini menggunakan Google Store sebagai kanal penjualan langsung untuk perangkat kerasnya, termasuk smartphone Pixel dan produk dalam ekosistem Google.

Kini, kehadiran Samsung Galaxy memperlihatkan bahwa katalog yang ditampilkan melalui Google Play dapat mencakup perangkat dari produsen Android lain.

Namun, belum ada kepastian mengenai alasan Google memilih Samsung sebagai merek lain yang tampil dalam katalog tersebut.

Belum ada pula pengumuman resmi yang memastikan apakah produsen Android lain akan memperoleh akses serupa.

Karena itu, kehadiran perangkat Samsung belum dapat dijadikan bukti bahwa Google sedang membangun pasar perangkat keras terbuka yang mencakup banyak merek.

Dari sisi distribusi, penempatan katalog perangkat di Google Play berpotensi membuat produk lebih mudah ditemukan oleh pengguna yang sudah terbiasa menggunakan layanan Google.

Pengguna tidak harus memulai pencarian dari halaman toko perangkat keras secara terpisah, meskipun penyelesaian pembelian tetap dilakukan melalui Google Store.

Bagi Samsung, penayangan Galaxy bersama Pixel menyediakan jalur tambahan untuk memperkenalkan perangkat kepada pengguna dalam ekosistem Google.

Namun, dampak terhadap penjualan maupun perubahan strategi distribusi kedua perusahaan belum dapat dipastikan tanpa data transaksi atau pernyataan resmi mengenai hasil penerapan fitur tersebut.

Pada tahap ini, perkembangan Shop devices masih ditandai oleh ketersediaan yang berbeda antarwilayah dan belum adanya penjelasan lengkap mengenai rencana ekspansinya.

Google telah mengonfirmasi fungsi penemuan dan pembelian perangkat melalui Google Play dalam dokumentasi bantuannya, sementara Google Store tetap menjadi pusat pemrosesan transaksi.

Perluasan daftar merek dan negara yang didukung masih bergantung pada kebijakan serta ketersediaan produk yang ditetapkan Google.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU