Google membuka pemesanan awal Fitbit Edge pada hari pengumuman, dengan penjualan dijadwalkan mulai 27 Oktober 2026.
Harga perangkat ini ditetapkan US$179,99 di Amerika Serikat, sedangkan edisi khusus Stephen Curry dibanderol US$219,99.
Google juga menyertakan tiga bulan langganan Google Health Premium bagi pembeli, sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pengumuman di blog resmi Google, perusahaan memosisikan Fitbit Edge sebagai perangkat untuk pengguna yang menginginkan akses cepat ke informasi kesehatan dan aktivitas fisik, tetapi tidak membutuhkan seluruh kemampuan smartwatch.
Pendekatan ini melengkapi lini wearable Google yang mencakup Fitbit Air dengan desain tanpa layar dan Pixel Watch 5 dengan fitur smartwatch lebih lengkap.
Fitbit Edge Bawa Layar OLED dan GPS Bawaan
Salah satu pembaruan utama Fitbit Edge adalah layar Hybrid OLED dengan area tampilan 46% lebih luas dibandingkan Fitbit Charge 6. Layar tersebut dirancang untuk menampilkan informasi aktivitas, metrik kesehatan, notifikasi, dan kontrol perangkat secara langsung dari pergelangan tangan.
Google juga menyematkan satu tombol fisik di sisi perangkat. Tombol ini memudahkan pengguna mengakses fungsi tertentu, termasuk mengendalikan sesi olahraga, tanpa harus selalu mengandalkan layar sentuh.
Bodinya menggunakan aluminium daur ulang dengan ketebalan sekitar 11,5 mm. Google menyebut bagian aluminium daur ulang mencakup sedikitnya 2% dari bobot produk.
Perangkat ini juga memiliki ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68 dan 5 ATM, sehingga dapat digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari dan olahraga air sesuai batas penggunaan yang ditetapkan produsen.
Untuk pelacakan aktivitas luar ruangan, Fitbit Edge dibekali GPS bawaan. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam rute olahraga tanpa harus selalu membawa smartphone. Google menyebut peningkatan akurasi GPS mencapai 40% dibandingkan Fitbit Charge 6, meskipun kemampuan tersebut tidak menyamai sistem GPS dual-frequency pada Pixel Watch 5.
Fitbit Edge juga mendukung lebih dari 50 mode olahraga. Pengguna dapat mengakses informasi latihan dan panduan secara langsung dari perangkat, sementara sistem pengenalan aktivitas otomatis dikembangkan untuk mengenali lebih dari 100 jenis aktivitas berdasarkan pola penggunaan.
Baterai Fitbit Edge Bisa Bertahan Seminggu
Daya tahan baterai menjadi salah satu pembeda Fitbit Edge dibandingkan Pixel Watch 5. Google mengklaim Fitbit Edge mampu bertahan hingga sekitar tujuh hari dengan sekali pengisian dalam konfigurasi penggunaan tertentu.
Angka tersebut bergantung pada pengaturan dan pola pemakaian. Jika pengguna mengaktifkan fitur layar selalu menyala atau always-on display, daya tahan baterai turun menjadi sekitar dua hari. Karena itu, klaim tujuh hari tidak berlaku untuk semua skenario penggunaan.
Fitbit Edge menggunakan pengisi daya magnetik USB-C yang sama dengan Fitbit Air. Google menyebut pengisian selama lima menit dapat menyediakan daya untuk penggunaan sekitar satu hari, sedangkan pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar 90 menit.
Perangkat ini juga dirancang dengan baterai yang dapat diganti melalui layanan perbaikan. Meski begitu, kemampuan tersebut bukan berarti pengguna dianjurkan membongkar perangkat sendiri. Penggantian baterai tetap perlu mengikuti prosedur layanan yang disediakan Google.
Perbedaan tersebut menjadi relevan bagi pengguna yang ingin mengurangi frekuensi pengisian daya. Pixel Watch 5 menawarkan pengalaman smartwatch yang lebih lengkap, tetapi Fitbit Edge memprioritaskan desain ringkas dan pemantauan kebugaran dengan kebutuhan pengisian yang lebih jarang.
Fitur Kesehatan dan Integrasi Google Health
Selain pelacakan olahraga, Fitbit Edge membawa sejumlah sensor untuk memantau kondisi tubuh. Komponennya mencakup sensor detak jantung, akselerometer, giroskop, sensor suhu kulit, serta sensor untuk mengukur kadar oksigen darah atau SpO2.
Perangkat ini juga dilengkapi sensor listrik multifungsi untuk mendukung elektrokardiogram (EKG), yakni pemeriksaan aktivitas listrik jantung. Ketersediaan fitur kesehatan tertentu dapat berbeda menurut wilayah dan persyaratan penggunaan. Data dari perangkat tersebut tidak dimaksudkan sebagai pengganti diagnosis atau pemeriksaan medis profesional.
Fitbit Edge terintegrasi dengan aplikasi Google Health untuk menyajikan data kesehatan, termasuk aktivitas, tidur, dan detak jantung.
Beberapa fitur pembinaan kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) memerlukan langganan Google Health Premium, koneksi internet, serta perangkat yang kompatibel.
Dalam penggunaan sehari-hari, Fitbit Edge juga mendukung notifikasi panggilan dan pesan, kontrol musik, alarm, serta navigasi Google Maps. Namun, perangkat ini bukan smartwatch berbasis Wear OS dengan akses aplikasi seluas Pixel Watch 5.
Fitbit Edge tidak memiliki mikrofon, speaker, maupun NFC untuk pembayaran nirsentuh melalui Google Wallet.
Pengguna iPhone dan smartphone Android tetap dapat menghubungkannya melalui aplikasi Google Health, dengan persyaratan sistem operasi yang didukung.
Pada iOS, sejumlah fungsi seperti balasan cepat pesan memiliki keterbatasan karena kebijakan platform Apple.
Posisi Fitbit Edge di Lini Wearable Google
Peluncuran Fitbit Edge memperluas pilihan perangkat kebugaran Google. Fitbit Air menyasar pengguna yang menginginkan perangkat minimalis tanpa layar, sedangkan Pixel Watch 5 menawarkan fitur smartwatch, aplikasi, dan integrasi yang lebih luas.
Fitbit Edge berada di antara keduanya dengan layar yang lebih informatif, GPS bawaan, serta fokus pada pemantauan aktivitas.
Dengan harga mulai US$179,99 di Amerika Serikat, Fitbit Edge ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan fitur kebugaran dan daya tahan baterai, tanpa membutuhkan seluruh fungsi smartwatch premium.
Meski demikian, harga tersebut belum dapat dijadikan acuan harga resmi di Indonesia karena Google belum mengumumkan ketersediaan maupun harga lokal dalam pengumuman yang dirujuk.
Kehadiran Fitbit Edge memperlihatkan strategi Google dalam membedakan perangkat wearable berdasarkan kebutuhan pengguna, mulai dari pelacakan kesehatan sederhana hingga smartwatch dengan kemampuan lebih lengkap.
Informasi mengenai distribusi di luar pasar yang diumumkan, termasuk Indonesia, masih perlu menunggu pengumuman resmi perusahaan.
Baca Juga: Tantang Whoop, Google Ramu Gelang Fitbit Tanpa Layar


