Selular.ID -

ByteDance Dekati Kesepakatan Beli Chip AI Kustom MediaTek untuk Pusat Data

BACA JUGA

Selular.ID – Perusahaan induk TikTok, ByteDance, dikabarkan mendekati kesepakatan dengan perancang semikonduktor asal Taiwan, MediaTek, untuk membeli chip kecerdasan buatan (artificial intelligence) kustom bagi operasional pusat data.

Langkah strategis yang dilaporkan pada Kamis, 15 Oktober 2026 ini diambil ByteDance guna memperkuat infrastruktur AI komputasi tingkat tinggi di tengah pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat.

Melalui kerja sama ini, MediaTek akan memasok chip khusus berupa *Application-Specific Integrated Circuit* (ASIC) yang dirancang sesuai kebutuhan platform komputasi ByteDance.

Kebutuhan daya komputasi AI yang melonjak pesat mendorong ByteDance mencari jalur alternatif pengembangan perangkat keras.

Kebijakan regulasi perdagangan pemerintah Amerika Serikat saat ini membatasi raksasa teknologi Tiongkok, termasuk ByteDance, Alibaba, dan Tencent, untuk mengakses prosesor AI paling canggih buatan Nvidia.

Untuk menjaga daya saing pengembangan modalitas AI seperti Seedance dan algoritma TikTok, ByteDance mengalihkan fokus pada kemitraan kustomisasi chip yang masih berada di dalam ambang batas ketentuan ekspor.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Langkah ini sejalan dengan komitmen investasi masif ByteDance di sektor infrastruktur AI. Perusahaan asal Tiongkok tersebut berencana meningkatkan anggaran belanja modal untuk pusat data dan infrastruktur AI hingga US$70 miliar, lebih dari dua kali lipat dibandingkan total belanja tahun sebelumnya.

Nilai belanja infrastruktur tersebut bahkan diproyeksikan dapat menembus US$100 miliar pada 2027, yang didukung oleh fasilitas pinjaman sebesar US$30 miliar yang diperoleh perusahaan pada September lalu.

Sebelumnya, ByteDance juga telah menjalin kerja sama serupa dengan Qualcomm untuk mengamankan jutaan unit chip AI.

Diversifikasi Bisnis MediaTek di Pasar Server dan Pusat Data

Bagi MediaTek, kemitraan dengan ByteDance menjadi momentum krusial untuk memperluas portofolio bisnis di luar pasar prosesor perangkat seluler.

Jika kesepakatan ini rampung, ByteDance akan menjadi klien besar kedua MediaTek untuk segmen chip ASIC kustom setelah Google.

Penetrasi ini memperkuat posisi MediaTek dalam bersaing secara langsung dengan pemain kawakan industri semikonduktor server seperti Broadcom dan Qualcomm di sektor pusat data.

MediaTek menargetkan pendapatan dari penjualan chip AI dapat mencapai sekitar US$2 miliar pada tahun ini.

Perusahaan juga membidik penguasaan 15 persen dari total pangsa pasar chip AI server yang diperkirakan bernilai US$80 miliar pada tahun depan.

Pasokan ASIC kustom memberikan margin bisnis yang menjanjikan sekaligus stabilitas pendapatan jangka panjang bagi perancang chip asal Hsinchu tersebut.

Meskipun negosiasi dilaporkan telah memasuki tahap akhir, baik pihak ByteDance maupun MediaTek belum memberikan konfirmasi resmi mengenai volume pengadaan maupun nilai total dari kontrak tersebut.

Baca Juga:Cara Live Game di TikTok dari HP, Ini Syarat dan Langkahnya

Keberhasilan kesepakatan ini berpotensi mengubah peta persaingan rantai pasok semikonduktor AI global, sekaligus mempercepat adopsi chip kustom non-Nvidia pada pusat data skala besar di kawasan Asia.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU