Selular.ID -

Binus International Tawarkan Double Degree dari Universitas Global

BACA JUGA

Selular.ID – Binus International memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan tinggi berstandar global bagi generasi muda Indonesia saat memasuki usia 25 tahun pada 2026.

Sejak berdiri pada September 2001, BINUS International mengembangkan program internasional, termasuk jalur double degree melalui kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, untuk memberikan mahasiswa pengalaman akademik dan paparan lingkungan global tanpa harus menempuh seluruh pendidikan di luar Indonesia.

Vice President BINUS Higher Education & Professional Services, George Wijaya Hadipoespito, M.Sc., MBA, mengatakan lanskap pendidikan tinggi kini semakin terhubung secara global.

Menurutnya, pendidikan internasional tidak lagi hanya berkaitan dengan keberangkatan mahasiswa ke luar negeri, tetapi juga bagaimana akses terhadap global education, global exposure, dan pengalaman internasional dapat diperoleh dari Indonesia.

“Kehadiran universitas global dan semakin luasnya kolaborasi lintas negara menunjukkan bahwa Indonesia semakin menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi dunia. Bagi perguruan tinggi Indonesia, perkembangan ini juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing global,” ujar George.

BINUS sendiri mencatat BINUS International sebagai bagian dari BINUS University yang sejak awal mengembangkan program pendidikan dengan mitra perguruan tinggi luar negeri.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Program pertama yang diluncurkan pada September 2001 adalah Computer Science dengan jalur double degree bersama universitas di Australia.

BINUS menyebut program tersebut termasuk salah satu program double degree yang ditawarkan secara terbuka di Indonesia pada masa itu.

Model pendidikan tersebut kemudian berkembang melalui penambahan program dan mitra internasional.

Dokumen BINUS mencatat BINUS International menjalankan program internasional dalam format double degree dengan sejumlah institusi pendidikan tinggi luar negeri.

Beberapa mitra yang tercantum antara lain The University of New South Wales, Macquarie University, Victoria University of Wellington, University of Nottingham, University of Newcastle, dan Northumbria University.

Direktur Kampus BINUS @Senayan, Dr. Drs. Andreas Chang, M.B.A., mengatakan pengalaman internasional menjadi bagian penting dari pendekatan BINUS International.

Menurut dia, pendidikan internasional tidak hanya diukur dari status program atau institusi, tetapi juga dari kesempatan mahasiswa membangun jejaring, memperoleh pengalaman lintas budaya, dan mengembangkan kompetensi untuk bekerja di lingkungan global.

“Bagi kami, pendidikan internasional bukan sekadar label. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan global exposure, membangun international network, serta memiliki kompetensi untuk belajar, bekerja, dan berkolaborasi dalam lingkungan global, namun tetap mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar Andreas.

Salah satu bentuknya adalah program double degree. Melalui skema ini, mahasiswa dapat menjalani pendidikan di BINUS International dan universitas mitra di luar negeri sesuai struktur program yang berlaku.

BINUS sebelumnya menjelaskan bahwa jalur tersebut menjadi bagian dari model pendidikan internasional yang menggabungkan pembelajaran di Indonesia dengan pengalaman akademik di institusi mitra.

Penguatan hubungan dengan universitas global juga terlihat dari daftar mitra yang disebut BINUS International. Beberapa di antaranya tercatat dalam QS World University Rankings 2027.

UNSW Sydney berada di peringkat 19 dunia, University of Birmingham di peringkat 68, Boston University di peringkat 94, sedangkan University of Nottingham berada di peringkat 97.

Keempatnya masuk dalam 100 besar pemeringkatan QS 2027 yang dipublikasikan pada Juni 2026.

QS World University Rankings menilai lebih dari 1.500 universitas dengan sejumlah indikator, termasuk reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, capaian ketenagakerjaan lulusan, jejaring riset internasional, serta rasio mahasiswa dan staf.

Posisi dalam pemeringkatan tersebut menjadi konteks terhadap institusi yang disebut sebagai bagian dari jejaring mitra pendidikan internasional BINUS International.

Model pembelajaran BINUS International juga tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik di ruang kelas. Dokumen program BINUS mencantumkan pendekatan hybrid-modular curriculum dan CIDER PARK sebagai idea incubator untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek.

Program internasionalnya juga dikembangkan dengan opsi pengalaman belajar di luar negeri sebagai bagian dari perjalanan pendidikan mahasiswa.

Ekosistem tersebut turut tercermin melalui perjalanan alumni BINUS International. Dalam keterangan BINUS, sejumlah alumni kemudian berkarier di berbagai bidang, termasuk kewirausahaan dan perusahaan multinasional.

Nama yang disebut antara lain Jonathan Wahyudi, Founder Innovision3D; Jovan Adiputra, CEO & Founder Jasasistem; Enrica Melissa, Application Engineer di Randstad Jepang; serta Hartarto Winata, Rebates Officer di Samsung Australia.

Bagi BINUS International, pengalaman alumni tersebut menjadi bagian dari gambaran jalur yang dapat terbuka setelah mahasiswa memperoleh pengalaman akademik dan profesional dalam lingkungan internasional.

Pengalaman tersebut juga mempertemukan pembelajaran di Indonesia dengan kebutuhan untuk beradaptasi pada lingkungan kerja dan kolaborasi lintas negara.

Memasuki tahun ke-25, BINUS International menyatakan akan melanjutkan penguatan pengalaman pendidikan global, memperluas kolaborasi dengan mitra internasional, serta mengembangkan lingkungan belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Arah tersebut melanjutkan model yang telah dikembangkan sejak 2001, ketika BINUS International mulai menawarkan program Computer Science dengan jalur double degree bersama mitra Australia.

Momentum 25 tahun BINUS International pada 2026 juga membawa tema “From One Dream, A Thousand Possibilities”.

Tema tersebut digunakan BINUS untuk menggambarkan upaya menghubungkan generasi Indonesia dengan pengalaman pendidikan global sekaligus mempertahankan orientasi kontribusi terhadap Indonesia dan masyarakat internasional.

Baca Juga: Game Festival Pertama di Binus

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU