Selular.ID – Persaingan penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Indonesia semakin ketat.
Tidak hanya mengandalkan harga dan promosi, jaringan ritel seperti iBox, Digimap, Erafone, Digiplus, dan hello Store juga berlomba memperluas jangkauan outlet untuk menarik konsumen produk Apple.
Momentum penjualan perdana iPhone 18 Pro Series pada Jumat (16/10/2026) menjadi peluang besar bagi para peritel untuk meningkatkan penjualan smartphone premium di Tanah Air.
Menariknya, persaingan tersebut melibatkan sejumlah kelompok bisnis besar, mulai dari Erajaya Group, Mitra Adiperkasa (MAP), hingga Blibli yang memiliki strategi distribusi dan jaringan toko berbeda.
Baca juga:
- Gurita Konglomerat di Balik Penjual iPhone 18, dari Aguan hingga Hartono
- Daftar Reseller Resmi Apple di Indonesia: iBox hingga Digimap Siap Cuan dari iPhone 18 Series
Berdasarkan informasi penjualan iPhone 18 Pro Series pada Oktober 2026, iBox menyiapkan 219 lokasi penjualan, sedangkan Digimap memiliki 107 lokasi. Sementara itu, jaringan Digiplus tercatat memiliki 118 gerai.
Namun, jumlah seluruh outlet ritel tidak selalu sama dengan jumlah toko yang menyediakan iPhone 18. Perbedaan tersebut penting diperhatikan ketika membandingkan kekuatan distribusi masing-masing perusahaan.
Perbandingan Jumlah Outlet Penjual iPhone 18 di Indonesia
Berdasarkan data publikasi perusahaan dan laporan penjualan iPhone 18 Pro Series, berikut perbandingan jaringan gerai kelima peritel tersebut.
| Jaringan ritel | Jumlah outlet yang dilaporkan | Periode data |
|---|---|---|
| Erafone | Lebih dari 1.103 gerai | April 2026 |
| iBox | 219 lokasi | Oktober 2026 |
| Digiplus | 118 lokasi | Oktober 2026 |
| Digimap | 107 lokasi | Oktober 2026 |
| hello Store | 43 gerai | Juni 2026 |
Catatan: Data Erafone merupakan keseluruhan jaringan ritel multibrand, bukan jumlah gerai yang dipastikan menjual iPhone 18. Angka hello Store merupakan data resmi terakhir yang ditemukan dan belum mencakup seluruh ekspansi setelah Juni 2026.
Skala jaringan outlet yang dilaporkan
Jumlah outlet lintas periode; tidak semuanya merupakan titik penjualan iPhone 18.
Erafone Punya Jaringan Terluas
Dari sisi jumlah toko fisik, Erafone memiliki jaringan paling luas dibandingkan empat peritel lainnya.
Hingga April 2026, jaringan ritel milik Erajaya Digital tersebut telah mengoperasikan lebih dari 1.103 toko di berbagai wilayah Indonesia.
Namun, Erafone merupakan peritel multibrand yang menjual berbagai merek smartphone dan perangkat elektronik. Karena itu, jumlah tersebut tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah outlet penjualan iPhone 18.
Erafone dan iBox berada dalam satu ekosistem Erajaya Digital. Dalam laporan perusahaan yang dirilis 2 Oktober 2026, Erajaya menyebut jaringan Erajaya Digital secara keseluruhan mencapai 1.920 toko pada akhir semester I 2026.
iBox Unggul untuk Jaringan Khusus Apple
Untuk jaringan yang berfokus pada produk Apple, iBox memiliki jumlah lokasi terbesar di antara peritel khusus Apple yang dibandingkan.
Erajaya menyiapkan 219 lokasi iBox di Indonesia untuk penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, termasuk dukungan pembelian melalui kanal daring iBox.
Selain iPhone, jaringan ini menyediakan perangkat Apple lainnya, seperti MacBook, iPad, Apple Watch, dan AirPods.
Dengan jaringan yang lebih luas, iBox memiliki keunggulan dalam menjangkau konsumen yang ingin mencoba produk Apple secara langsung sebelum melakukan pembelian.
Digimap dan Digiplus Milik MAP Capai 225 Lokasi
Persaingan terdekat iBox datang dari dua jaringan ritel di bawah ekosistem Mitra Adiperkasa, yakni Digimap dan Digiplus.
Digimap menyiapkan 107 lokasi untuk pemasaran iPhone 18 Pro Series, sedangkan Digiplus memiliki 118 lokasi.
Jika digabungkan, kedua jaringan tersebut menyediakan 225 lokasi penjualan, sedikit lebih banyak dibandingkan 219 lokasi iBox.
Meski berada dalam satu kelompok bisnis, keduanya memiliki karakter berbeda. Digimap berfokus pada produk Apple, sedangkan Digiplus merupakan jaringan ritel multibrand yang menawarkan berbagai merek smartphone dan gadget.
Hello Store Andalkan Ekosistem Blibli
Sementara itu, hello Store yang berada di bawah PT Global Astha Niaga, entitas anak Blibli, terus memperluas jaringan ritelnya.
Berdasarkan keterangan resmi Blibli, hello Store memiliki 43 gerai di Indonesia pada akhir Juni 2026, meningkat dari 34 gerai pada Desember 2025.
Jaringan tersebut terus berkembang, termasuk dengan pembukaan gerai baru di Grand Indonesia pada September 2026.
Selain mengandalkan toko fisik, Blibli memasarkan iPhone 18 Pro Series melalui platform e-commerce dan jaringan Blibli Store.
Siapa Paling Kuat dalam Persaingan Penjualan iPhone 18?
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa Erafone memiliki jaringan toko paling luas secara keseluruhan, tetapi iBox lebih menonjol sebagai jaringan ritel yang secara khusus berfokus pada ekosistem Apple.
Di sisi lain, Digimap dan Digiplus memiliki gabungan 225 lokasi yang menjadi kekuatan tersendiri bagi MAP dalam memasarkan iPhone 18 Pro Series.
Sementara itu, hello Store mengandalkan integrasi dengan ekosistem Blibli untuk menjangkau konsumen melalui kombinasi penjualan online dan offline.
Namun, banyaknya outlet tidak otomatis menentukan siapa yang mencatat penjualan iPhone terbanyak. Ketersediaan stok, harga, program cicilan, promosi, serta layanan purnajual juga menjadi faktor penting.
Dengan harga iPhone 18 Pro Series yang mencapai hampir Rp60 juta untuk varian tertinggi, persaingan jaringan ritel resmi Apple diperkirakan semakin berfokus pada kemudahan pembelian, pengalaman pelanggan, dan layanan setelah penjualan.
Bagi konsumen, semakin luasnya jaringan penjualan resmi memberikan lebih banyak pilihan tempat membeli iPhone 18 dan produk Apple lainnya, tanpa harus bergantung pada satu peritel.


