Selular.ID – Motorola memperluas ketersediaan Motorola Qira, layanan personal artificial intelligence (AI) milik Motorola dan Lenovo, ke lebih banyak perangkat melalui pembaruan Android 17.
Perluasan ini mencakup perangkat terpilih dari keluarga motorola signature, razr, dan edge, dengan distribusi pembaruan yang dilakukan secara bertahap berdasarkan perangkat dan pasar.
Motorola Qira dirancang sebagai pengalaman AI lintas perangkat yang menghubungkan produk Motorola dan Lenovo yang kompatibel.
Setelah perangkat mendapatkan Android 17, pengguna perangkat Motorola yang memenuhi syarat dapat menggunakan Qira untuk mengakses informasi, membantu pekerjaan, membuat konten, hingga melanjutkan aktivitas dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
Motorola menyebut fitur tersebut akan tersedia secara bertahap, sehingga waktu penerimaan pembaruan dapat berbeda menurut model dan wilayah.
Perluasan tersebut menjadi bagian dari strategi Lenovo dan Motorola untuk menghadirkan satu pengalaman AI yang tidak terbatas pada satu perangkat.
Dalam pengumuman Lenovo pada 3 September 2026, perusahaan menyebut Qira telah lebih dahulu diperluas ke lebih dari 20 perangkat Lenovo pada tahap awal, kemudian berkembang ke lebih dari 80 konfigurasi PC Lenovo serta sejumlah tablet dan smartphone Motorola.
Qira Hadir Bersamaan dengan Android 17
Pada perangkat Motorola yang kompatibel, Android 17 menjadi pintu masuk bagi Motorola Qira.
Motorola menyatakan pengguna smartphone yang saat ini sudah memiliki moto ai akan mendapatkan Qira ketika perangkat tersebut menerima pembaruan Android 17.
Hal serupa berlaku pada tablet tertentu yang sebelumnya menggunakan AI Now.
Google sendiri mulai menggulirkan Android 17 pada 2026 dengan sejumlah pembaruan untuk produktivitas, multitasking, keamanan, dan pengalaman penggunaan perangkat.
Sistem operasi tersebut pertama kali hadir pada perangkat Pixel sebelum diperluas ke perangkat Android lain yang memenuhi syarat.
Bagi Motorola, integrasi Qira membuat pembaruan sistem operasi tidak hanya membawa perubahan pada antarmuka atau fungsi dasar perangkat.
Android 17 juga menjadi bagian dari perluasan ekosistem AI Motorola dan Lenovo.
Motorola Qira dapat diakses melalui perintah suara “Hey Qira”, antarmuka di layar, maupun tombol AI khusus pada perangkat yang mendukungnya.
Layanan ini menyediakan sejumlah fungsi yang dirancang untuk membantu pengguna mencari informasi, mengelola aktivitas, serta bekerja dengan konten yang tersimpan.
Salah satu kemampuan Qira adalah Catch Me Up, yang merangkum notifikasi dan pembaruan yang terlewat.
Fitur lain, Pay Attention, dapat digunakan untuk merekam percakapan dengan persetujuan pengguna, kemudian mentranskripsikan dan merangkum poin penting dari percakapan tersebut.
Sementara itu, Next Move memberikan saran tindakan berdasarkan konteks penggunaan, seperti membuat pengingat atau membantu menindaklanjuti informasi tertentu.
Membawa Konteks Pengguna ke Lintas Perangkat
Salah satu fokus utama Motorola Qira adalah kemampuan mempertahankan konteks ketika pengguna berpindah perangkat.
Dengan izin pengguna, Qira dapat memanfaatkan informasi yang relevan dari file tersimpan, preferensi, maupun informasi yang disinkronkan untuk membantu melanjutkan aktivitas pada perangkat lain.
Sebagai contoh yang diberikan Motorola, pengguna dapat menyimpan catatan mengenai rencana sebuah acara melalui smartphone.
Aktivitas tersebut kemudian dapat dilanjutkan pada PC yang kompatibel menggunakan Lenovo Qira, tanpa harus memasukkan ulang informasi atau mencari file yang sama.
Kemampuan lintas perangkat tersebut juga mencakup fungsi kreasi. Melalui Creator Zone, pengguna dapat membuat wallpaper, stiker, atau visual lain.
Ada pula Style Sync, yang memungkinkan pengguna memotret pakaian atau pola tertentu kemudian meminta Qira membuat wallpaper berdasarkan materi tersebut.
Lenovo dan Motorola juga memperluas kemampuan Qira melalui koneksi dengan aplikasi serta layanan pihak ketiga.
Kolaborasi dengan Workato memungkinkan Qira terhubung dengan sejumlah layanan seperti Gmail, Google Calendar, Google Contacts, Slack, Outlook Mail, dan Outlook Calendar pada perangkat yang didukung.
Integrasi tersebut memungkinkan pengguna mencari informasi maupun melakukan tindakan tertentu dari antarmuka Qira setelah memberikan izin yang diperlukan.
Lenovo turut menyatakan adanya kolaborasi dengan Notion serta perluasan integrasi dengan Perplexity.
Melalui koneksi tersebut, pengguna dapat mengakses dan mengedit informasi dari proyek Notion melalui Qira, sementara integrasi Perplexity diperluas untuk kebutuhan riset yang lebih mendalam, termasuk referensi visual.
Qira Juga Masuk ke Perangkat Wearable
Ekspansi Qira tidak berhenti pada smartphone dan PC. moto watch ultra menjadi perangkat wearable pertama yang mendapatkan integrasi Lenovo & Motorola Qira.
Pengguna dapat mengakses Qira melalui jam tangan tersebut dengan mengangkat pergelangan tangan atau menggunakan perintah suara “Hey Qira”.
Lenovo menyebut Qira saat ini mendukung enam bahasa, dengan rencana penambahan bahasa berikutnya. Perusahaan juga menargetkan perluasan pengalaman Qira ke keluarga perangkat dan faktor bentuk tambahan hingga akhir 2026.
Dari sisi pemrosesan data, Lenovo dan Motorola menyatakan Qira menggunakan arsitektur hybrid, local-first. Artinya, pemrosesan pada perangkat diprioritaskan ketika memungkinkan.
Informasi yang ditambahkan ke basis pengetahuan pribadi pengguna dienkripsi dan disimpan secara lokal. Ketika pemrosesan cloud diperlukan, hanya prompt dan konteks relevan yang dibutuhkan untuk permintaan tersebut yang dikirim melalui layanan cloud terenkripsi.
Sinkronisasi lintas perangkat juga bersifat opsional dan dikendalikan pengguna.
Dan Dery, Vice President of AI Ecosystem Lenovo, mengatakan pengembangan Qira diarahkan agar personal AI tidak sekadar menjadi aplikasi yang menunggu perintah, tetapi dapat memahami konteks pengguna dan membantu mengoordinasikan langkah berikutnya di perangkat, aplikasi, dan layanan yang dipilih pengguna.
Lenovo juga menekankan aspek privasi, pilihan, dan kendali pengguna dalam pengembangan Qira.
Untuk pengguna Motorola, ketersediaan Qira tetap bergantung pada model, pasar, konfigurasi, serta pembaruan perangkat lunak.
Motorola belum menyatakan seluruh perangkat keluarga signature, razr, dan edge akan memperoleh fitur tersebut secara bersamaan.
Pengguna perangkat yang kompatibel perlu menunggu Android 17 tersedia untuk model dan wilayah masing-masing.
Perluasan Motorola Qira melalui Android 17 memperlihatkan arah pengembangan AI Motorola dan Lenovo yang semakin terhubung dengan ekosistem perangkat.
Alih-alih hanya menjadi fitur pada smartphone, Qira diposisikan untuk membawa konteks dan aktivitas pengguna dari smartphone ke PC, tablet, dan wearable yang kompatibel, dengan ketersediaan fitur tetap mengikuti dukungan perangkat dan pasar.
Baca Juga: Motorola Tancap Gas di Indonesia, AI Jadi Senjata Utama


