Selular.ID – realme India mengumumkan bahwa seluruh smartphone realme yang memenuhi syarat akan beralih menggunakan ColorOS 17, antarmuka (user interface/UI) berbasis Android yang dikembangkan OPPO.
Transisi ini menjadi bagian dari strategi integrasi perangkat lunak dalam ekosistem OPPO Group dan akan dimulai melalui program beta sebelum peluncuran versi stabil untuk pengguna di India.
Pengumuman tersebut disampaikan realme India melalui forum komunitas resminya pada pertengahan Juli 2026.
Perusahaan menjelaskan bahwa ColorOS 17 akan menggantikan realme UI sebagai sistem antarmuka utama pada perangkat yang kompatibel.
Langkah ini disebut bertujuan menghadirkan pengalaman perangkat lunak yang lebih konsisten, mempercepat distribusi pembaruan sistem operasi, sekaligus memperkuat integrasi fitur di seluruh ekosistem perangkat OPPO Group.
Dalam keterangannya, realme menegaskan bahwa transisi tersebut tidak mengubah identitas merek maupun komitmen perusahaan terhadap pengguna.
Dukungan perangkat lunak, pembaruan keamanan, dan layanan purna jual tetap mengikuti kebijakan yang berlaku untuk masing-masing model smartphone.
ColorOS 17 dikembangkan berdasarkan Android generasi terbaru dengan fokus pada peningkatan performa, efisiensi daya, keamanan, dan integrasi kecerdasan buatan (AI).
Sistem operasi ini menghadirkan penyempurnaan pada animasi antarmuka, pengelolaan multitasking, optimasi konsumsi baterai, serta peningkatan perlindungan privasi pengguna.
Selain itu, ColorOS 17 memperluas pemanfaatan fitur AI pada berbagai aspek penggunaan smartphone.
Teknologi tersebut digunakan untuk membantu pengelolaan sumber daya perangkat secara otomatis, meningkatkan kualitas fotografi komputasional, mengoptimalkan performa aplikasi yang sering digunakan, hingga menghadirkan fungsi produktivitas berbasis AI pada aplikasi bawaan.
Keputusan realme menggunakan ColorOS 17 mencerminkan semakin eratnya kolaborasi pengembangan perangkat lunak di bawah OPPO Group.
Selama beberapa tahun terakhir, realme UI dan ColorOS memang berbagi fondasi kode yang sama.
Meski demikian, kedua antarmuka tetap memiliki identitas visual dan sejumlah fitur yang berbeda sesuai strategi masing-masing merek.
Melalui penyatuan platform perangkat lunak, perusahaan berharap proses pengembangan fitur baru menjadi lebih efisien.
Dengan basis kode yang sama, pembaruan keamanan Android dan fitur terbaru dapat didistribusikan lebih cepat ke berbagai perangkat dibandingkan ketika setiap merek mengembangkan antarmukanya secara terpisah.
Langkah serupa sebelumnya juga diumumkan oleh OnePlus.
Perusahaan tersebut menyatakan akan mengadopsi ColorOS 17 sebagai pengganti OxygenOS pada perangkat yang memenuhi syarat.
Integrasi ini menjadi bagian dari restrukturisasi perangkat lunak yang dilakukan OPPO Group untuk menyederhanakan pengembangan sistem operasi di berbagai merek dalam ekosistemnya.
Bagi pengguna realme, perubahan menuju ColorOS 17 diperkirakan tidak akan menghilangkan kompatibilitas aplikasi maupun layanan Google.
Sebaliknya, pengguna akan memperoleh antarmuka baru dengan desain yang lebih modern serta berbagai fitur tambahan yang sebelumnya tersedia pada perangkat OPPO.
Realme juga memastikan proses migrasi dilakukan secara bertahap melalui program beta agar stabilitas sistem dapat dipastikan sebelum pembaruan dirilis secara luas.
Perangkat yang memenuhi syarat akan menerima notifikasi pembaruan melalui mekanisme over-the-air (OTA), sehingga pengguna tidak perlu melakukan instalasi manual.
Hingga pengumuman ini disampaikan, realme baru mengonfirmasi implementasi ColorOS 17 untuk pasar India.
Perusahaan belum mengumumkan jadwal resmi maupun daftar perangkat yang akan memperoleh pembaruan di kawasan lain, termasuk Asia Tenggara.
Karena itu, pengguna di luar India masih perlu menunggu informasi resmi dari realme di masing-masing negara.
India sendiri merupakan salah satu pasar terbesar bagi realme secara global. Negara tersebut memiliki basis pengguna yang luas, sehingga sering menjadi lokasi pertama untuk pengujian fitur baru maupun peluncuran pembaruan sistem operasi.
Strategi tersebut memungkinkan perusahaan mengumpulkan masukan dari pengguna dalam skala besar sebelum memperluas distribusi ke wilayah lain.
Peralihan ke ColorOS 17 menunjukkan perubahan strategi pengembangan perangkat lunak di lingkungan OPPO Group yang kini lebih menekankan penggunaan platform bersama.
Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat inovasi, meningkatkan efisiensi pengembangan, serta menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih konsisten di berbagai merek dalam ekosistem perusahaan, sembari tetap mempertahankan karakteristik masing-masing produk melalui fitur dan layanan yang berbeda.
Baca Juga: Oppo Perbarui ColorOS 16 dengan Fitur AI dan Keamanan


