Selular.ID – DJI resmi memperkenalkan DJI Osmo Pocket 4P di Indonesia pada 8 Juli 2026 sebagai kamera gimbal saku generasi terbaru yang mengusung sistem lensa ganda pertama dalam lini Osmo Pocket.
Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan content creator, filmmaker, vlogger, hingga pengguna umum yang menginginkan kualitas video sinematik dalam perangkat berukuran ringkas.
Osmo Pocket 4P dibekali sensor CMOS 1 inci, dua pilihan lensa, rentang dinamis hingga 17 stop, serta dukungan perekaman profesional seperti D-Log 2 10-bit dan video 4K hingga 240fps.
Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi DJI dalam memperluas ekosistem kamera kreatif portabel yang menawarkan kualitas gambar tinggi tanpa mengorbankan mobilitas.
Melalui inovasi sistem lensa ganda, DJI memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pengguna untuk beralih dari pengambilan gambar sudut lebar ke potret sinematik tanpa perlu mengganti perangkat.
Sebagai distributor resmi DJI di Indonesia, Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan teknologi terbaru yang sesuai dengan kebutuhan kreator di berbagai segmen.
Menurutnya, DJI Osmo Pocket 4P menggabungkan kualitas sinematik profesional, portabilitas, serta kemudahan penggunaan dalam satu perangkat sehingga dapat dimanfaatkan baik oleh filmmaker profesional maupun pengguna sehari-hari.
Memasuki bagian teknologi, salah satu pembaruan terbesar pada Osmo Pocket 4P adalah penggunaan sistem lensa ganda.
Lensa utama wide-angle memanfaatkan sensor CMOS 1 inci terbaru yang dirancang untuk menghasilkan sudut pandang luas, cocok digunakan saat merekam lanskap, perjalanan, hingga aktivitas sehari-hari.
DJI juga membekali sensor tersebut dengan teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor) yang diklaim mampu menghasilkan rentang dinamis hingga 17 stop.
Teknologi ini membantu kamera mempertahankan detail pada area terang maupun gelap dalam satu frame sehingga hasil rekaman lebih seimbang di berbagai kondisi pencahayaan.
Lensa kedua berupa Med-Tele 60mm dengan bukaan f/1.8 difokuskan untuk kebutuhan fotografi maupun videografi potret.
Panjang fokus tersebut memberikan perspektif yang lebih natural dibandingkan lensa ultra wide, sementara kemampuan zoom optik hingga 3x dan zoom hingga 12x memberikan keleluasaan mengambil gambar dari jarak lebih jauh tanpa harus mendekati objek.
Dari sisi perekaman video, DJI membawa peningkatan yang menyasar kebutuhan produksi konten profesional.
Osmo Pocket 4P mendukung perekaman video hingga 4K pada 240 frame per detik, memungkinkan pembuatan video slow-motion hingga delapan kali lebih lambat dengan resolusi tinggi.
Kemampuan ini ditujukan untuk menangkap detail gerakan secara lebih dramatis, baik untuk olahraga, aktivitas luar ruang, maupun produksi konten kreatif.
DJI juga memperkenalkan profil warna D-Log 2 10-bit pada perangkat ini. Format tersebut memungkinkan kamera merekam lebih dari satu miliar warna sehingga memberikan fleksibilitas lebih luas saat proses color grading di tahap pascaproduksi.
Dikombinasikan dengan rentang dinamis 17 stop, pengguna memiliki ruang lebih besar untuk mempertahankan detail bayangan dan highlight, termasuk saat merekam pada kondisi matahari terbenam, malam hari, atau pencahayaan belakang (backlight).
Untuk menjaga kestabilan gambar, Osmo Pocket 4P tetap mengandalkan gimbal mekanis tiga sumbu (3-axis) yang mengadaptasi teknologi dari lini DJI Ronin.
Sistem ini membantu mengurangi getaran ketika pengguna berjalan atau bergerak, sehingga menghasilkan rekaman yang lebih stabil tanpa memerlukan stabilizer tambahan.
Kemampuan pelacakan objek juga diperbarui melalui ActiveTrack 8.0. Teknologi ini mampu mengenali berbagai jenis subjek, mulai dari manusia, kendaraan, hewan peliharaan, hingga objek bergerak lainnya.
Sistem tersebut dirancang untuk menjaga subjek tetap berada di tengah frame secara otomatis sehingga kreator dapat lebih fokus pada komposisi cerita tanpa harus terus-menerus mengatur arah kamera.
DJI turut menyematkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan perangkat untuk mempermudah proses pembuatan konten. Fitur Instant Recording memungkinkan kamera langsung aktif ketika layar sentuh diputar.
Pengguna juga dapat memanfaatkan Gesture Control untuk mengaktifkan ActiveTrack maupun memulai perekaman hanya melalui gerakan tangan.
Selain itu tersedia fitur 4K Live Photo yang merekam momen bergerak dalam bentuk klip pendek berkualitas tinggi serta kemampuan mengambil foto hingga 37 megapiksel.
Produktivitas juga menjadi perhatian pada generasi terbaru ini. DJI menyebut Osmo Pocket 4P mendukung kecepatan transfer data hingga 800 MB per detik, mempercepat proses pemindahan file menuju komputer atau perangkat penyuntingan.
Di sisi daya, baterainya dapat diisi dari 0 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 18 menit, sementara durasi penggunaan diklaim mencapai 210 menit dalam kondisi tertentu.
Sebagai bagian dari ekosistem Osmo, kamera ini kompatibel dengan berbagai aksesori resmi DJI, termasuk filter ND, Black Mist Filter, lensa wide-angle tambahan, Battery Handle, Mini Tripod, hingga perangkat audio dalam ekosistem OsmoAudio. Dukungan aksesori tersebut memberikan opsi konfigurasi yang lebih luas sesuai kebutuhan produksi pengguna.
Untuk pasar Indonesia, DJI menghadirkan dua pilihan paket. DJI Osmo Pocket 4P Standard Combo dipasarkan dengan harga Rp11.510.000, sedangkan DJI Osmo Pocket 4P Vlog Combo dibanderol Rp12.590.000.
Produk tersedia melalui DJI Official Online Store di berbagai marketplace, termasuk Tokopedia, Shopee, Blibli, dan Lazada, serta dapat diperoleh secara langsung di DJI Experience Store, Urban Republic, erafone, iBox, dan sejumlah toko kamera resmi di Indonesia.
Melalui Osmo Pocket 4P, DJI memperluas portofolio kamera gimbal saku dengan menghadirkan kombinasi sensor berukuran besar, sistem lensa ganda, serta fitur perekaman profesional dalam perangkat yang tetap mudah dibawa.
Langkah ini sekaligus menunjukkan fokus perusahaan dalam menyediakan perangkat kreatif yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari kreator konten independen hingga pengguna yang membutuhkan solusi produksi video portabel dengan kualitas tinggi.
Baca Juga: Digencet DJI dan Insta360 Nasib GoPro Semakin Merana



