Selular.ID – Google tengah menyiapkan fitur baru khusus untuk meningkatkan pengalaman bermain game.
Fitur ini ditargetkan bagi perangkat Android lipat yang mulai populer.
Fitur tersebut diperkirakan hadir di Android 17 dan memungkinkan pengguna bermain game dengan pengontrol virtual.
Pengontrol ini muncul langsung di layar tanpa perlu perangkat tambahan.
Baca juga:
- Tak Hanya Android, Harga iPhone 15 dan 16 Naik Hingga Rp450 Ribu
- Qualcomm Picu Harga Hp Flagship Android Kian Melambung di 2027
Seperti dilaporkan oleh GSM Arena, informasi bocor dari mantan jurnalis Google, Mishaal Rahman.
Melalui preview yang dibagikannya, fitur bernama Foldable Game Mode dirancang untuk layar perangkat lipat.
Fitur ini memanfaatkan layar perangkat lipat yang dibuka agar bisa digunakan lebih optimal.
Jadi pemain dapat merasakan kontrol yang lebih mudah saat bermain.
Pada implementasi awal, layar terbagi dalam dua bagian dengan komposisi 50:50.
Bagian atas menampilkan permainan dan bagian bawah berfungsi sebagai pengontrol virtual.
Meski pembagian layar saat ini belum dapat diubah, Google mungkin akan menambahkan opsi penyesuaian di versi berikutnya.
Hal ini untuk memberi pengguna kebebasan pengaturan.
Menariknya, pengontrol virtual bekerja di tingkat sistem agar bisa meniru fungsi gamepad fisik.
Dengan begitu, game yang sudah dukung kontroler bisa langsung dimainkan tanpa penyesuaian pengembang.
Syaratnya, game harus mendukung tampilan adaptif agar menyesuaikan ukuran saat hanya pakai setengah layar.
Ini penting agar permainan tetap nyaman dan tampil optimal.
Gamepad virtual dukung hampir semua tombol standar pada kontroler konsol.
Mulai dari D-pad, joystick kiri dan kanan, tombol A, B, X, Y, hingga tombol bahu L1, L2, L3, R1, R2, R3, dan tombol Start.
Opsi Personalisasi
Meski masih tahap pengembangan, Google sudah sediakan opsi personalisasi.
Pengguna bisa pilih tata letak tombol yang diklaim lebih ergonomis dan atur ukuran tombol dalam tiga pilihan.
Ukuran tombol bisa diatur kecil, sedang, atau besar sesuai kenyamanan pemain.
Juga tersedia mode gelap dan umpan balik haptik untuk pengalaman bermain lebih memuaskan.
Google juga ingin pengontrol virtual mudah ditampilkan maupun disembunyikan kapan saja.
Pengguna bisa aktifkan atau matikan sebelum atau saat bermain game.
Sistem akan otomatis sembunyikan kontrol virtual jika mendeteksi gamepad fisik tersambung.
Ini bisa lewat USB atau Bluetooth agar tidak mengganggu pengalaman.
Fitur ini dianggap sebagai langkah awal menjanjikan untuk ekosistem Android lipat.
Setelah masuk ke proyek Android Open Source Project (AOSP), produsen bisa kembangkan sesuai perangkatnya.
Setiap produsen perangkat Android dapat menyesuaikan fitur ini agar makin optimal untuk karakteristik masing-masing produk lipat.
Ini menambah keragaman dan daya tarik Android lipat di pasar.



