Selular.ID -

Fujifilm dan Kemenkes Sediakan Mobile X-Ray di Aceh

BACA JUGA

Selular.ID – Fujifilm Indonesia bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjalin kerja sama untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascabencana di Aceh melalui penyediaan fasilitas mobile X-ray di RSUD Langsa.

Kolaborasi ini diumumkan pada 27 April 2026, menyusul dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 dan mengganggu operasional sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Sumatera.

Bencana tersebut berdampak luas terhadap masyarakat di Aceh dan Sumatera Utara, termasuk terbatasnya akses terhadap layanan diagnostik medis.

Dalam kondisi tersebut, ketersediaan fasilitas pemeriksaan radiologi menjadi salah satu tantangan utama, terutama bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas dan fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan.

Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Masato Yamamoto, menyampaikan bahwa kebutuhan utama dalam situasi pascabencana tidak hanya pada layanan pengobatan, tetapi juga pada kemampuan diagnosis yang cepat dan akurat.

Ia menekankan bahwa teknologi kesehatan harus mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mendukung tenaga medis dalam memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian pada 7 April 2026 di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Dalam implementasinya, Fujifilm menyediakan dukungan operasional alat kesehatan secara non-komersial, termasuk instalasi perangkat dan dukungan teknis untuk memastikan penggunaan optimal di fasilitas layanan kesehatan.

Solusi yang dihadirkan berupa sistem mobile X-ray, yaitu perangkat radiologi portabel yang memungkinkan pemeriksaan dilakukan langsung di sisi tempat tidur pasien atau bedside imaging. Teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan di kondisi darurat, di mana pasien tidak selalu dapat dipindahkan ke ruang radiologi konvensional.

Pendekatan ini relevan dalam situasi pascabencana, di mana mobilitas pasien sering kali terbatas akibat kondisi medis maupun keterbatasan infrastruktur.

Dengan sistem mobile X-ray, tenaga medis dapat melakukan pemeriksaan secara langsung tanpa harus memindahkan pasien, sehingga mempercepat proses diagnosis dan penanganan.

 

Dari sisi kebijakan, Kementerian Kesehatan menempatkan kolaborasi lintas sektor sebagai bagian penting dalam menjaga keberlangsungan layanan kesehatan di situasi krisis.

Rizka Andalusia, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyatakan bahwa dukungan teknologi seperti mobile X-ray system memberikan kemudahan bagi tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan secara cepat dan tepat di lokasi pasien.

Menurutnya, langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat dan fase pemulihan pascabencana.

Dukungan dari sektor swasta dinilai berperan dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan di daerah terdampak.

Fujifilm sendiri secara global memiliki fokus pada pengembangan solusi di bidang healthcare, termasuk teknologi imaging dan diagnostik.

Inisiatif ini menjadi bagian dari implementasi visi perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

Seiring dengan proses pemulihan yang masih berlangsung di wilayah terdampak, ketersediaan akses terhadap layanan diagnostik menjadi elemen penting untuk memastikan fasilitas kesehatan dapat kembali beroperasi secara optimal.

Kehadiran mobile X-ray di RSUD Langsa diharapkan dapat membantu tenaga medis dalam memberikan layanan yang lebih responsif serta mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Aceh dan sekitarnya.

Baca Juga: Kamera Instax Sumbang 70% Revenue Fujifilm

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU