Selular.ID – Asus memperkenalkan ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis terbaru dengan bobot di bawah 1 kilogram yang telah mengusung kategori Copilot+ PC, ditujukan untuk pengguna profesional yang membutuhkan perangkat ringan dengan dukungan kecerdasan buatan (AI) terintegrasi.
Perangkat ini menjadi bagian dari strategi Asus dalam memperluas lini laptop komersial dengan fokus pada mobilitas tinggi dan komputasi berbasis AI.
ExpertBook Ultra hadir di tengah tren adopsi Copilot+ PC yang dipopulerkan oleh Microsoft melalui integrasi fitur AI langsung di sistem operasi Windows.
Kategori ini merujuk pada perangkat dengan kemampuan pemrosesan AI lokal melalui Neural Processing Unit (NPU), yang memungkinkan berbagai tugas seperti transkripsi real-time, pengolahan gambar, hingga asisten berbasis AI berjalan tanpa bergantung penuh pada cloud.
Dalam pengembangannya, ASUS menggabungkan desain ultra-ringan dengan spesifikasi kelas bisnis.
Bobot perangkat yang berada di bawah 1 kg menempatkan ExpertBook Ultra sebagai salah satu laptop paling ringan di segmennya, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas pekerja profesional yang sering berpindah lokasi.
Dari sisi performa, laptop ini ditenagai prosesor generasi terbaru yang telah dioptimalkan untuk beban kerja AI, termasuk dukungan NPU dengan kemampuan komputasi tinggi.
Teknologi ini memungkinkan pemrosesan data berbasis AI dilakukan secara langsung di perangkat, sehingga meningkatkan efisiensi dan keamanan data, terutama untuk kebutuhan bisnis yang sensitif.
Selain CPU dan NPU, Asus juga menyematkan GPU terintegrasi yang ditingkatkan untuk mendukung kebutuhan grafis ringan hingga menengah.
Kombinasi ini ditujukan untuk memastikan performa tetap stabil dalam berbagai skenario penggunaan, mulai dari produktivitas harian hingga aplikasi berbasis AI.
Dari sisi desain, ExpertBook Ultra tetap mempertahankan karakteristik lini ExpertBook yang menekankan durabilitas dan ergonomi.
Perangkat ini dirancang untuk memenuhi standar ketahanan kelas militer, yang berarti mampu bertahan dalam berbagai kondisi penggunaan ekstrem, seperti getaran, suhu tinggi, dan tekanan fisik tertentu.
Asus juga memperhatikan aspek konektivitas dan keamanan, dua faktor penting dalam segmen bisnis.
Laptop ini dilengkapi berbagai port modern untuk mendukung kebutuhan kerja fleksibel, serta fitur keamanan seperti autentikasi biometrik dan perlindungan data berbasis hardware.
Peluncuran ExpertBook Ultra tidak terlepas dari perubahan kebutuhan pasar laptop global, khususnya di segmen enterprise.
Seiring meningkatnya adopsi kerja hybrid dan mobile, perusahaan teknologi berlomba menghadirkan perangkat yang ringan, efisien, namun tetap bertenaga.
Di sisi lain, integrasi AI menjadi faktor pembeda utama. Microsoft sebagai pengembang Windows активно mendorong ekosistem Copilot+ PC untuk mempercepat adopsi fitur AI di tingkat pengguna akhir.
Asus menjadi salah satu mitra yang merespons strategi ini dengan menghadirkan perangkat yang telah dioptimalkan sejak awal untuk mendukung fitur tersebut.
Langkah Asus ini juga mencerminkan arah industri laptop yang semakin mengedepankan komputasi lokal berbasis AI.
Dengan memproses data langsung di perangkat, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada koneksi internet sekaligus meningkatkan privasi pengguna.
Dalam konteks bisnis, ExpertBook Ultra diposisikan sebagai solusi bagi perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja dengan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan performa.
Segmen ini mencakup eksekutif, profesional lapangan, hingga pekerja hybrid yang membutuhkan fleksibilitas dalam bekerja.
Asus belum mengungkap secara rinci ketersediaan global maupun harga resmi perangkat ini.
Namun, kehadiran ExpertBook Ultra memperkuat portofolio perusahaan di segmen laptop bisnis premium, sekaligus menegaskan fokus pada integrasi AI sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Baca Juga:Keluar dari Pasar Smartphone, Asus Beralih ke Tablet
Dengan kombinasi desain ringan, performa berbasis AI, dan fitur keamanan kelas bisnis, ExpertBook Ultra menunjukkan bagaimana produsen perangkat keras mulai menyesuaikan diri dengan kebutuhan komputasi modern yang semakin kompleks dan terdistribusi.



