Selular.ID -

Asus ExpertBook Ultra Klaim Libas RTX 4050 di Laptop 1 Kg

BACA JUGA

Selular.ID – Asus bersama Intel dan Microsoft mempertegas ambisinya di pasar laptop bisnis premium melalui ExpertBook Ultra, perangkat ultra-portabel berbasis AI yang diklaim mampu menghadirkan performa setara workstation dalam bodi di bawah 1 kilogram.

ExpertBook Ultra itu diposisikan sebagai flagship baru Asus untuk segmen enterprise dan profesional modern.

Asus menyebut ExpertBook Ultra dirancang untuk menjawab perubahan kebutuhan dunia kerja yang kini semakin bergantung pada komputasi AI, mobilitas tinggi, dan pemrosesan data real-time.

Tidak lagi sekadar perangkat kerja standar, laptop bisnis kini dituntut mampu menjadi pusat produktivitas dengan performa tinggi sekaligus tetap efisien untuk mobilitas harian.

Asus ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa Asus sekaligus jawaban kami terhadap masa depan dunia kerja.

“Kami memahami bahwa pemimpin bisnis masa depan membutuhkan mesin bertenaga AI yang mampu berpikir dan bekerja secepat mereka.”ata S.Y. Hsu, Co-CEO Asus, dalam peluncuran di Jakarta, (07/05/26).

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

ExpertBook Ultra menggunakan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan Neural Processing Unit (NPU) hingga 50 TOPS dan total platform AI mencapai 180 TOPS.

Kombinasi CPU, GPU, dan NPU tersebut memungkinkan perangkat menjalankan berbagai proses AI generatif secara lokal tanpa bergantung penuh pada cloud.

Intel menilai kemampuan komputasi lokal berbasis AI akan menjadi kebutuhan utama perangkat bisnis generasi berikutnya.

Simon Chan, Global Account Sales Director Intel APJ, mengatakan platform terbaru Intel memungkinkan laptop menangani aplikasi AI enterprise dengan efisiensi tinggi sekaligus menjaga keamanan data perusahaan.

Selain AI, Asus juga menyoroti performa grafis terintegrasi Intel Arc B390 yang diklaim mampu melampaui performa NVIDIA RTX 4050 pada konsumsi daya 30W dalam pengujian tertentu.

Laptop ini dipadukan dengan sistem pendingin Asus ExpertCool Pro yang dirancang menjaga TDP prosesor tetap stabil di angka 50W tanpa thermal throttling, bahkan saat digunakan untuk beban kerja berat.

Varian harga Asus ExpertBook Ultra
Varian harga Asus ExpertBook Ultra

Asus juga membekali perangkat tersebut dengan RAM LPDDR5x hingga 64GB berkecepatan 9600MT/s dan SSD PCIe Gen5 x4 hingga 2TB.

Menurut Asus, kombinasi ini memungkinkan pemuatan data, model AI, dan file berukuran besar berlangsung jauh lebih cepat dibanding laptop bisnis konvensional berbasis SSD Gen4.

Di sisi desain, ExpertBook Ultra menggunakan material magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan dengan lapisan Asus Nano Ceramic Technology berkekerasan 9H.

Material ini membuat perangkat tetap ringan dengan bobot mulai 0,99 kilogram, namun tetap memenuhi standar durabilitas MIL-STD-810H untuk penggunaan enterprise.

Layar menjadi salah satu fokus utama perangkat ini. Asus memasangkan panel sentuh 14 inci 3K Tandem OLED dengan refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz serta tingkat kecerahan HDR hingga 1.400 nits.

Teknologi Tandem OLED disebut mampu mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen dibanding OLED konvensional sekaligus menekan risiko burn-in.

Untuk pengalaman multimedia, ExpertBook Ultra dilengkapi sistem audio enam speaker Dolby Atmos dan mikrofon AI noise-canceling berbasis VoicePrint.

Asus menargetkan fitur tersebut untuk mendukung kebutuhan konferensi hybrid dan kolaborasi jarak jauh yang kini menjadi bagian penting operasional perusahaan modern.

Microsoft turut berperan dalam integrasi software AI pada perangkat ini. Lee Edgerton, Sr. Partner Development Manager Commercial Device & Solution Sales Asia Microsoft, mengatakan ExpertBook Ultra telah terintegrasi dengan Microsoft Copilot+ serta rangkaian software MyExpert AI milik Asus.

Fitur AI tersebut memungkinkan perangkat menjalankan transkripsi rapat, penerjemahan real-time, hingga pencarian dokumen berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) langsung di perangkat.

Pendekatan on-device AI ini dinilai penting untuk menjaga privasi data perusahaan dan mengurangi ketergantungan terhadap layanan cloud eksternal.

Asus juga menyematkan sistem keamanan enterprise berbasis standar NIST SP 800-193, termasuk dual self-healing BIOS, TPM 2.0, Microsoft Pluton Security Processor, sensor sidik jari, hingga Windows Hello IR facial recognition.

Kombinasi tersebut dirancang untuk melindungi perangkat dari ancaman firmware dan serangan siber tingkat rendah yang semakin meningkat di lingkungan korporasi.

Di tengah persaingan laptop bisnis premium yang diisi Dell Latitude, HP EliteBook, Lenovo ThinkPad, dan Apple MacBook Pro, Asus mencoba membedakan ExpertBook Ultra melalui kombinasi performa AI tinggi, desain ultra-ringan, serta layanan enterprise yang diperluas.

Gita Wirjawan, Brand Ambassador Asus Commercial Business Indonesia, menyebut perangkat ini menyasar profesional dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan laptop ringan tanpa kompromi performa.

Menurutnya, kemampuan pengisian cepat yang mampu memberikan hingga enam jam penggunaan hanya dalam pengisian 15 menit menjadi salah satu nilai tambah penting bagi pengguna bisnis modern.

Baca Juga:Asus Bidik Posisi Puncak Laptop Bisnis Indonesia di 2027

“Melalui ExpertBook Ultra, Asus menunjukkan arah baru industri laptop enterprise yang kini bergerak menuju perangkat berbasis AI dengan fokus pada efisiensi kerja, keamanan data, dan pengalaman mobile premium dalam satu platform komputasi,”ujar Gita.

Untuk harga, Asus ExpertBook Ultra dijual mulai dari Rp38 juta hingga Rp82 jutaan, sesuai dengan spesifikasi, dan fitur andalan.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU