Selasa, 28 Mei 2024

Dampak AI Generatif, Tingkatkan Belanja Perusahaan Pada Layanan Infrastruktur Cloud

BACA JUGA

Uday Rayana
Uday Rayana
Editor in Chief

Selular.ID – Synergy Research Group memuji dampak AI generatif (GenAI) yang membantu meningkatkan belanja perusahaan pada layanan infrastruktur cloud hingga lebih dari $76 miliar pada Q1-2024.

Angka itu tercatat naik sebanyak 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan riset tersebut menyatakan bahwa tingkat pertumbuhan pasar tersebut, adalah yang terkuat sejak kuartal ketiga 2022.

Synergy Research Group juga mencatat bahwa meskipun “masih ada beberapa hambatan ekonomi, mata uang, dan politik”, kekuatan pasar secara keseluruhan mengimbangi kendala yang disebabkan oleh AI.

John Dinsdale, kepala analis di Synergy Research, menjelaskan meskipun pasar tidak akan kembali ke tingkat pertumbuhan yang terlihat pada 2022, namun “ukurannya akan berlipat ganda selama empat tahun ke depan”.

Baca Juga: Kolaborasi Alibaba Cloud dan MediaTek Hasilkan Penggunaan AI Generatif di Ponsel Pintar

“Dalam hal tingkat penjualan tahunan, kami sekarang memiliki pasar senilai $300 miliar, yang tumbuh sebesar 21 persen per tahun,” katanya.

Karena sebagian besar penyedia cloud telah merilis pendapatan Q1 2024, Synergy Research Group memperkirakan pendapatan layanan infrastruktur cloud triwulanan termasuk IaaS, PaaS, dan layanan cloud pribadi yang dihosting sebesar $76,5 miliar.

Dari semua layanan tersebut, IaaS dan PaaS publik menguasai sebagian besar pasar dan tumbuh sebesar 23%.

Di antara penyedia hyperscale besar, Amazon Web Services (AWS), Microsoft dan Google terus mendominasi pangsa pasar masing-masing sebesar 31%, 25%, dan 11%.

Perusahaan riset tersebut mencatat bahwa Microsoft dan Google tumbuh pada tingkat yang lebih cepat dibandingkan AWS.

Menggenapi peringkat lima besar, Alibaba berada di posisi keempat dengan pangsa pasar sebesar 4%, diikuti oleh Salesforce dengan pangsa pasar sebesar 3%.

Tiga penyedia cloud teratas menguasai 72% pasar cloud publik global.

Penyedia cloud tingkat dua Huawei, Snowflake, MongoDB, dan Oracle mencatatkan tingkat pertumbuhan tahunan tertinggi.

Secara regional, AS masih menjadi pasar cloud terbesar dan tumbuh sebesar 20% pada kuartal tersebut.

Jika diukur dalam mata uang lokal, kawasan APAC mengalami pertumbuhan terkuat, dengan India, Jepang, Australia, dan Korea Selatan semuanya mengalami peningkatan sebesar 25%.

Baca Juga: Mengenal Sora, AI generatif yang Digadang Bakal Mengguncang Industri Kreatif Global

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU