Kamis, 18 Juli 2024
Selular.ID -

Upaya SnackVideo Digitalisasi Pendidikan dengan Pemanfaatan Video Pendek

BACA JUGA

Selular.ID – Upaya SnackVideo terus mendorong terciptanya kolaborasi dengan individu, komunitas, perusahaan, dan institusi, dengan memanfaatkan video pendek secara kreatif untuk mendukung perkembangan dan kemajuan diberbagai bidang, salah satunya digitalisasi pendidikan.

Kali ini, SnackVideo berkolaborasi dengan institusi pendidikan SMA 1 PSKD Jakarta dalam bentuk seminar dan workshop tentang digitalisasi pendidikan dan perkembangan video pendek di Indonesia.

Dina Bhirawa, Head of Marketing SnackVideo Indonesia mengatakan,
SMA 1 PSKD Jakarta merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan digitalisasi pendidikan dalam proses belajar mengajar.

Dina menyebutkan, kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti SMA 1 PSKD Jakarta diharapkan akan memperkaya konten video pendek yang informatif dan edukatif di SnackVideo.

Misalnya video pendek berisi materi pelajaran yang dibuat secara kreatif, tidak hanya membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan bagi para siswa, tetapi juga menarik bagi masyarakat umum karena dapat menambah pengetahuan.

Baca Juga:SnackVideo Gandeng PRIMA DMI Dekatkan Pengguna Dengan Kegiataan Keagamaan

?Sedangkan inisiatif menarik yang mengajak para siswa untuk meng-upload laporan tugas dalam bentuk video pendek di SnackVideo dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya tentang digitalisasi pendidikan,“ jelas Dina

Dikatakan Dina, bahwa transformasi digital di dunia pendidikan sudah tak terhindarkan. Pihak sekolah harus jeli melihat dan memilih bentuk digitalisasi pendidikan yang paling sesuai untuk para siswa di sekolahnya.

Menggunakan video pendek untuk penyampaian materi pelajaran, seperti yang telah dilakukan oleh SMA 1 PSKD Jakarta, merupakan langkah yang tepat, apalagi saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang menonton video pendek lewat berbagai platform.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Ipsos dan SnackVideo, yang hasil laporannya bisa dilihat dalam “Indonesia Short Video White Paper 2023”, video pendek telah menjadi platform baru bagi masyarakat untuk mencari informasi dan mengonsumsi konten dengan tingkat penetrasi sebesar 70 persen.

Tak hanya jumlah penontonnya yang bertambah, durasi menonton video pendek juga ikut bertambah, rata-rata mencapai 2,1 jam per hari.

Sebanyak 56 persen responden menonton video pendek untuk mengisi waktu luang, 54 persen untuk hiburan dan relaksasi, sedangkan 41 persen untuk menambah pengetahuan dan keterampilan. Ini menandakan bahwa konten yang bersifat informatif dan edukatif sangat diminati oleh masyarakat.

SnackVideo mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh SMA 1 PSKD Jakarta yang membantu mengembangkan minat dan bakat siswanya dengan mengintegrasikan program pembinaan esport dan program Online Media Broadcasting dalam pendidikan.

Apalagi SMA 1 PSKD Jakarta juga memberikan beasiswa jalur prestasi bagi siswa yang berbakat di bidang esport untuk meringankan biaya pendidikan.

Yohannes Siagian, kepala sekolah dari SMA 1 PSKD Jakarta menuturkan, sekolah mendorong para siswa untuk tak hanya berprestasi di bidang akademik, tapi juga non-akademik.

Bagi Sekolah esports saat ini tidak lagi hanya tentang bermain game, tetapi juga mengajarkan berbagai hal yang perlu dikuasai oleh siswa agar ia dapat berkembang dan secara tidak langsung membantu meningkatkan prestasi akademik.

Di sisi lain, pembuatan tugas menggunakan platform video pendek juga mengasah kreativitas para siswa sehingga kami berharap dengan adanya program Online Media dan Broadcasting ini akan membantu para siswa dalam mempersiapkan talenta digital.

Baca Juga:SnackVideo Gelar Creators Camp Perdana di Indonesia

“Kami juga percaya bahwa dunia saat ini sedang berada dalam suatu attention economy dan bahwa salah satu penggerak utama dalam ekonomi tersebut adalah konten dan platform digital seperti SnackVideo,” ujar Yohannes.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU