Sabtu, 22 Juni 2024
Selular.ID -

Data Center Terbesar Dunia Bakal Berdiri di Batam, Pesaing Singapura

BACA JUGA

JAKARTA, SELULAR.ID – Data center terbesar di dunia akan berdiri di Pulau Batam, Indonesia.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park akan menjadi andalan Batam dalam mendulang investasi.

Saat ini investasi besar berupa data center dari perusahaan Hong Kong mulai pembangunannya di kawasan tersebut.

“Data center ini berada di lahan seluas 28.730 meter persegi,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso baru-baru ini.

“Nilai komitmen investasi Rp4 triliun dari PT GDS IDC Service asal Hong Kong,” sambungnya.

TONTON JUGA:

Data center milik perusahaan Hong Kong tersebut merupakan data center tier 3 yang memiliki kapasitas 40 MW, yang mereka kembangkan dalam data tahap.

Data center ini merupakan data center terbesar di dunia.

Baca juga: Telkom Terapkan Net Zero Emission di Hyperscale Data Center NeutraDC

“Progresnya sangat bagus sekali, jadi betul-betul pembangunannya berjalan terus,” katanya.

“Sehingga kita berharap KEK Nongsa Digital Park ini menjadi pendorong seluruh sektor yang ada di Batam,” sambungnya.

Untuk mendukung kelancaran investasi data center terbesar dunia di KEK Nongsa Digital Park, perlu dukungan infrastruktur hingga suplai energi listrik dan air.

Mengenai kebutuhan listrik dan air ini, pihaknya bersama dengan BP Batam dan PLN Batam telah membahas persoalan ini.

Sehingga pasokan yang akan disalurkan ke KEK Nongsa Digital Park bisa terpenuhi dengan maksimal.

Hal ini perlu pemerintah lakukan agar KEK Nongsa Digital Park bisa bersaing tidak hanya dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Namun juga bersaing dengan negara-negara dunia lainnya.

Baca juga: Taktik OJK Pelototi Pinjol, Agusman Bocorkan Pengawasannya

“Pemerintah sangat berkomitmen untuk terus mendorong (pemenuhuhan kebutuhan) agar meningkatkan daya saing,” katanya.

“Supaya daya saing kita bisa menjadi daya tarik sendiri bagi investasi baru disini,” imbuh Susiwijono.

CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan memberikan apresiasi atas dukungan yang telah pemerintah pusat dan BP Batam berikan.

Hingga saat ini, sudah terdapat tiga akademi dibawah naungan Infinite Learning.

Mulai dari Akademi IBM, Apple Academy dan Akademi Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

“Kami selalu mencari brand yang tertarik dan mendorong industri digital, kita akan membawa kesini,” katanya.

Batam kedepannya akan menjadi pusat dari pendidikan teknologi digital di Indonesia.

Pihaknya pun akan menerima mahasiswa baru dari Jawa, Sumatera hingga Bali.

Baca juga: Kurangi Jejak Karbon, Data Center EDGE DC Terapkan 100% Renewable Energy

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU

Realme GT 6 Ada Versi Murahnya!